Hilangkan Jenuh, Slank Pilih Lokananta Rampungkan Album Slanking Forever

Kompas.com - 22/08/2019, 17:22 WIB
Slank rilis album baru Slanking Forever di kawasan Gunawarman, Jakarta Selatan, Kamis (22/8/2019). KOMPAS.com/ANDIKA ADITIASlank rilis album baru Slanking Forever di kawasan Gunawarman, Jakarta Selatan, Kamis (22/8/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Grup band Slank kembali menunjukkan eksistensinya di belantika musik Tanah Air, dengan merilis album teranyar berjudul " Slanking Forever".

Grup band beranggotakan Bimbim (drum), Kaka (vokal), Ridho (gitar), Ivanka (bass), dan Abdee (gitar) ini memilih tempat bersejarah rekaman Lokananta di Solo, Jawa Tengah.

Menurut Kaka, Slank harus merasakan bagaimana pengalaman merampungkan karya di perusahaan rekaman musik (label) pertama dan satu-satunya milik negara yang didirikan pada 29 Oktober 1956 tersebut.

Baca juga: Kalau Kamu Tertarik soal Musik, Ini 5 Fakta tentang Lokananta di Solo

Hal tersebut merupakan salah satu cara Slank menghidupkan kembali geliat Lokananta yang mulai meredup.

"Lokananta ke depannya harus ditengok bahwa kita punya tempat bersejarah, pernah jadi tempat yang penting dalam sejarah Indonesia. Itu cita-cita, mudah-mudahan kejadian Lokananta bisa hidup kembali," ucap Kaka dalam jumpa pers di kawasan Gunawarman, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (22/8/2019).

Hal senada juga disampaikan Bimbim. 

Baca juga: Baru Sebagian Isi Paket Piringan Hitam Asian Games 1962 Tersimpan di Lokananta

"Waktu rekaman di hari keempat atau kelima datang dari tim Lokananta dan Perum Percetakan Negara RI (perusahaan induk Lokananta), bilang (gedung) harus dibetulin. Jadi energinya sama-sama pengin berbuat sesuatu untuk Lokananta," ujar Bimbim pada kesempatan yang sama.

Selain itu, menurut Kaka, proses rekaman di Lokananta menjadi alternatif terbaik di tengah kejenuhan Slank saat menggarap album ke-23 ini.

"Jadi sebenarnya kalau bikin album harus di luar, ide awalnya untuk intensitas proses kreatif tuh bisa lebih dapat," ucapnya.

Baca juga: Slank Pilih Lokananta untuk Rampungkan Album Baru

"Kalau di Potlot tuh kelar, pulang, energi dingin lagi. Kalau di luar tuh energi bisa dipertahankan," ujar Kaka.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X