Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Perjuangan Marshanda Melawan Bipolar dan Stigma Buruk Masyarakat

Kompas.com - 13/10/2019, 09:33 WIB
|
Editor Kistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Pada tahun 2009 bintang sinetron Andriani Marshanda mengejutkan publik dengan video berdurasi 3 menit 47 detik yang ia unggah di YouTube.

Dalam video tersebut Marshanda tampil meluapkan kemarahannya terhadap teman-teman sekolahnya sambil bernyanyi dan berjoget.

Dalam video tersebut Marshanda berulang kali menunjukkan mimik wajah yang berbeda-beda. Mulai dari tertawa, sedih, hingga menangis.

Baca juga: Perjuangan Marshanda Melawan Bipolar dan Stigma Buruk Masyarakat

Saat itu masyarakat menyebut wanita yang kerap disapa Caca tersebut tengah mengalami depresi dan gangguan mental.

Namun kondisi Marshanda berangsur pulih. Apalagi setelah ia menikah dengan aktor Ben Kasyafani hingga dikaruniai seorang putri cantik, Sienna Ameerah Kasyafani.

Sayangnya setelah sekitar 3 tahun menikah, rumah tangga Marshanda dan Ben dikabarkan retak.

Baca juga: Marshanda: di Eropa Pergi ke Terapis Itu Wajar, di Indonesia Masih Stigma

Seiring berembusnya kabar keretakan rumah tanggan itu, kabar perseteruan antara Marshanda dan ibundanya, Riyanti Sofyan, juga mencuat.

Marshanda dikabarkan dipaksa menjalani terapi kesehatan mental dengan metode pemasungan oleh sang ibunda.

Karena kasus ini Marshanda bahkan melaporkan sang ibunda ke pihak polisian dan Komnas HAM.

Baca juga: Marshanda: 4 Tahun Aku Enggak Terima Kenyataan Punya Penyakit Mental

Sejak saat itu kehidupan pribadi Marshanda terus menjadi sorotan.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman Selanjutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+