5 Bantahan Kriss Hatta Terkait Kesaksian Antony Hillenaar

Kompas.com - 30/10/2019, 06:10 WIB
Artis peran Kriss Hatta saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (28/10/2019). KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNG Artis peran Kriss Hatta saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (28/10/2019).

JAKARTA, KOMPAS.comKriss Hatta mendapat kesempatan menyampaikan bantahannya atas kesaksian Antony Hillenaar pada sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (29/10/2019).

Berikut 5 bantahan Kriss Hatta yang dirangkum Kompas.com.

1. Datang duluan

Menurut Kriss, dialah yang datang lebih dahulu di kelab malam Dragonfly pada 7 April 2019.

“Yang ingin saya bantah, sama dengan saksi sebelumnya tidak ada masalah, terus saya yang datang duluan jam 1 malam. Beliau datang jam 2,” kata Kriss.

2. Merasa ada yang dikurangi

Menurut Kriss, kronologi peristiwa pemukulan yang disampaikan Antony tidak lengkap. 

“Ada yang dikurangi di saat dia menarik bahu. Ada yang dibisikkan ke telinga saya, 'itu teman gue enggak usah nyolot'. Sesudah itu dia tidak jatuh ketika ada insiden itu, sekilas karena memang kondisi sangat ramai,” ujar Kriss.

Baca juga: Antony Hillenaar Mengaku Hidungnya Berdarah 4 Jam Usai Ditonjok Kriss Hatta

3. Bukan satu manajemen dan tak ada perdamaian

Dalam kesaksiannya, Antony mengaku pernah bergabung dalam satu manajemen dengan Kriss Hatta. Namun Namun Kriss menampiknya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X