A Kurniawan Ulung
Dosen

Dosen program studi Hubungan Internasional di Universitas Satya Negara Indonesia

Mengakhiri Perundungan di Indonesia: Belajar dari Kasus Ji Soo dan Drama Beautiful World

Kompas.com - 20/03/2021, 20:04 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

Mereka kemudian menuntut pihak kepolisian menyelidiki jatuhnya Sun Ho, tetapi penyelidikan tidak berlangsung lama karena kurangnya barang bukti.

Kedua orangtua Sun Ho lalu melakukan investigasi mandiri hingga akhirnya mereka menemukan rekaman video yang mengejutkan: Park Sun Ho dirundung di sekolah.

Dalam video itu, Sun Ho dipukul, ditendang, dan dibanting oleh teman-teman sekelasnya, termasuk sahabatnya, Oh Joon Seok (Seo Dong Hyun), anak dari pemilik sekolah, Oh Jin Pyo (Oh Man-seok).

Kedua orangtua Sun Ho merasa terpukul karena putranya tidak pernah menceritakan kekerasan yang dialaminya kepada mereka.

Setelah menonton video itu, mereka menduga, Sun Ho terjatuh dari atap sekolah bukan karena bunuh diri, tetapi karena ulah siswa yang merundungnya.

Oleh karena itu, mereka menuntut sekolah memproses kasus perundungan Sun Ho dengan menginterogasi teman-temannya. Namun, tuntutan ini diprotes oleh orangtua siswa yang lain dan ditolak oleh wakil kepala sekolah.

Bagi orangtua Sun Ho, perundungan merupakan masalah serius, tetapi masalah sepele bagi orangtua dari siswa-siswa yang memukuli Sun Ho.

Bagi mereka, Sun Ho bukan korban perundungan. Ia tidak dirundung, tetapi sedang terlibat dalam perkelahian dengan teman-temannya, dan perkelahian antarremaja itu wajar sehingga tidak perlu dipersoalkan. Oleh karena itu, mereka melarang anak-anak mereka meminta maaf.

Demi memperjuangkan keadilan bagi putranya, kedua orangtua Park Sun Ho terus melakukan penyelidikan mandiri meskipun menghadapi tekanan dan protes dari orangtua dari siswa-siswa yang lain dan pejabat sekolah, termasuk pemilik sekolah, Oh Jin Pyo.

Jin Pyo berupaya melindungi putranya, Joon Seok, dari jeratan hukum karena ia pewaris tunggal dari perusahaan yang dipimpinnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.