Marvel Buka Kemungkinan Tampilkan Karakter Superhero Indonesia - Kompas.com

Marvel Buka Kemungkinan Tampilkan Karakter Superhero Indonesia

Andi Muttya Keteng Pangerang
Kompas.com - 06/11/2017, 11:32 WIB
Presiden Marvel Studios Kevin Feigi berbicara tentang proyek-proyek film Marvel di panggung D23 yang digelar di Anaheim Convention Center, Anaheim, California, Sabtu (15/7/2017). Disney/Image Group LA Presiden Marvel Studios Kevin Feigi berbicara tentang proyek-proyek film Marvel di panggung D23 yang digelar di Anaheim Convention Center, Anaheim, California, Sabtu (15/7/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com -- Seiring Marvel Cinematic Universe (MCU) semakin berkembang secara global, Marvel Studios mulai membuka kemungkinan untuk menampilkan karakter superhero lokal dari sejumlah negara.

"Kami tertarik untuk memiliki pahlawan lokal yang dibuat oleh kreator lokal," ujar Vice President International Business Development & Brand Management Marvel, CB Cebulski, dalam wawancara per telepon, baru-baru ini.

Indonesia merupakan salah satu negara yang dilirik. Cebulski mengatakan bahwa Indonesia berjasa meluaskan pasar untuk film-film Marvel.

"Dan, kami ingin melihat semacam superhero pertama dari Indonesia," katanya.

Baca juga: Bikin Superhero, Marcelino Lefrandt Terinspirasi Ade Rai

Namun, Marvel Studios menemui tantangan untuk melahirkan superhero lokal, yakni untuk mencari kreator dan publisher yang paling tepat, yang bisa membantu mereka mengembangkan cerita.

Untuk membangun karakter superhero lokal, Marvel tak mau main-main. Superhero itu harus otentik atau asli.

Baca juga : Marcelino Lefrandt Ingin Buat 34 Tokoh Superhero dari 34 Provinsi  

"Tantangan kami untuk membuat superhero dari Indonesia adalah menemukan penulis dan seniman Indonesia yang tepat, yang mampu menciptakan, tidak hanya superhero. tetapi juga alter ego yang benar-benar Indonesia," ucap Cebulski.

Baca juga: Marcellino Lefrandt: Anak Indonesia Harus Punya Superhero Baru

"Kami sangat ingin menemukan kreator yang mampu membangun superhero Indonesia sejati dari bawah atau awal. Siapa, misalnya, Peter Parker (Spider-Man) Indonesia? Apakah dia, contohnya, dari Jakarta atau Bali?" sambungnya.

PenulisAndi Muttya Keteng Pangerang
EditorAti Kamil
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM