"Filosopi Kopi" Terus Kejar "Di Balik 98"

Kompas.com - 13/05/2015, 22:09 WIB
Di Balik 98 MNC PicturesDi Balik 98
|
EditorIrfan Maullana
JAKARTA, KOMPAS.com -- Film Di Balik 98 hingga saat ini masih merajai tangga Box Office Indonesia sejak dirilis pada 15 Januari 2015. Sementara di peringkat kedua, bertengger film Filosopi Kopi yang terus menanjak.

Berdasarkan data perolehan jumlah penonton dalam situs filmindonesia.or.id, penonton film Di Balik 98 yang disutradarai Lukman Sardi ini mencapai 648.947 orang. Sedangkan Filosopi Kopi, dalam waktu sebulan lebih, film adaptasi novel berjudul sama karya Dewi Lestari itu mampu memperoleh 229.680 penonton per Rabu (13/5/2015).

Filosopi Kopi cukup cepat dalam menjaring jumlah penonton. Setelah dirilis dua minggu, film besutan sutradara Angga Dwimas Sasongko tersebut langsung bertengger di posisi keempat Box Office Indonesia dengan jumlah penonton mencapai 158.517.

Di urutan ketiga ada film Kapan Kawin? arahan sutradara Ody C Harahap dengan perolehan 185.285 penonton. Disusul film CJR The Movie: Lawan Rasa Takutmu sebanyak 170.504 penonton.

Selanjutnya, berturut-turut film berjudul Romeo+Rinjani 169.055 penonton, film Air & Api 157.071 penonton, film This is Cinta 150.073 penonton. Kemudian, film Toba Dreams 143.078 penonton dan Guru Bangsa Tjokroaminoto 132.617 penonton.

Terakhir di peringkat 10 ditempati film Hijab dengan 123.908 penonton. "Perkiraan jumlah penonton adalah hasil kombinasi data dari berbagai sumber. Sumber data yakni Cinema 21, PPFI, Blitzmegaplex, produser film dan lainnya," keterangan yang tertulis di laman filmindonesia.or.id.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X