Agnez Mo Tak Ingin Jadi Penyanyi yang Hidup Glamor

Kompas.com - 20/09/2015, 13:17 WIB
Agnez Mo bersama salah seorang anak penderita kanker, Yoan (14), dalam kunjungannya ke Yayasan Rumah kita, Salemba, Jakarta Pusat, Sabtu (19/9/2015). KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENG PANGERANGAgnez Mo bersama salah seorang anak penderita kanker, Yoan (14), dalam kunjungannya ke Yayasan Rumah kita, Salemba, Jakarta Pusat, Sabtu (19/9/2015).
|
EditorIrfan Maullana

JAKARTA, KOMPAS.com -- Selain ingin memberi semangat dan menghibur anak-anak penderita kanker di Yayasan Rumah Kita, vokalis Agnes Monica alias Agnez Mo (29) juga punya satu pesan khusus dari aksinya ini.

"Salah satu pesan yang pengin aku sampaikan, aku enggak pengin cuman jadi entertainer, penyanyi ya penyanyi aja. Hidupnya glamor, aku enggak pengin," kata dia kepada wartawan di Yayasan Rumah Kita, Salemba, Jakarta Pusat, Sabtu (19/9/2015).

"Aku pengin jadi orang yang bisa membawa impact baik buat hidup diri sendiri dan orang lain," tambahnya.

Karena itulah ia mencetuskan kampanye "I Am Generation of Love" untuk menyebarkan sifat-sifat positif kepada generasi muda, seperti kasih sayang dan memaafkan. Mungkin sederhana, namun menurut dia, itu tak mudah diterapkan.

"Dan kebetulan aku punya posisi di mana orang bisa ngeliat aku, aku pengin nyebarin ajaran-ajaran yang aku sendiri percaya itu baik buat dunia ini. Nah salah satu bentuk nyata dari kampanye 'I Am Generation of Love' itu adalah kayak gini ini. Datang dan ngobrol sama anak-anak dan guru-gurunya," tutur Agnez.

Penyanyi yang memulai kariernya sejak umur enam tahun ini ingin aksi nyatanya bisa menyebar ke publik untuk dicontoh. "Aku pengin semoga pemirsa yang lihat ini sebisa mungkin mereka juga melakukan tindakan nyata untuk bisa bantu orang yang kesusahan. Bagaimana kita tidak bergembira di atas penderitaan orang. Tapi kita justru nolong. Bagaimana cinta itu peluru kita. Ini salah satu pelurunya," tuturnya.

Lanjut Agnez, kampanye "I Am Generation of Love" ini berawal dari pernyataan yang ia tulis dan sebut sebagai sumpah kasih yang dipicu semakin bebasnya orang bersumpah serapah, memfitnah, dan mengolok-olok orang lain. Kemudian, Agnez ingin kampanye itu benar-benar diwujudkan secara nyata.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ini rangkaian acara dari kampanye 'I Am Generation of Love'. Paada saat lagi di Amerika, aku bilang, aku kayaknya pengin buat movement 'I Am Generation of Love' itu lebih nyata lagi. Dan memang, salah satu acara yang dibuat untuk 'I Am Generation of Love' campaign adalah datang ke tempat-tempat seperti ini. Kayak kemarin aku ke desa-desa, ngeliat pengrajinnya. Terus belajar bikin keset. Terus kasih semangat juga buat mereka, kalau mereka dihargain," tuturnya.

"Jadi kenapa enggak saya menggunakan platform yang saya punya, ambil spotlight untuk bisa kasih tau ke mereka kalau mereka harus semangat hidup," imbuh Agnez.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.