Riri Riza Dinobatkan Jadi Sutradara Terbaik FFI 2016

Kompas.com - 07/11/2016, 00:24 WIB
Tim film Athirah, sutradara Riri Riza (kiri), produser Mira Lesmana (tengah), dan penata busana Chitra Subyakto (kanan), diabadikan ketika menghadiri pergelaran Festival Film Indonesia (FFI) 2016 di Teater Besar Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Minggu (6/11/2016). Ajang penghargaan bagi insan perfilman Indonesia itu kali ini mengangkat tema Restorasi Film. KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELITim film Athirah, sutradara Riri Riza (kiri), produser Mira Lesmana (tengah), dan penata busana Chitra Subyakto (kanan), diabadikan ketika menghadiri pergelaran Festival Film Indonesia (FFI) 2016 di Teater Besar Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Minggu (6/11/2016). Ajang penghargaan bagi insan perfilman Indonesia itu kali ini mengangkat tema Restorasi Film.
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Film Athirah mengantar Riri Riza menjadi Sutradara Terbaik dalam Festival Film Indonesia 2016 yang diselenggarakan di Teater Besar Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (6/11/2016).

Dalam kategori ini, ia bersaing dengan Timo Tjahjanto-Kimo Stamboel atau yang biasa dikenal sebagai The Mo Brothers (Headshot), Yosef Anggi Noen (Istirahatlah Kata-kata), Upi (My Stupid Boss), Pritagita Arianegara (Salawaku).

"Upo, Kimo, Timo, Prita, saya sih sebenarnya merasa bahwa sangat sulit mendefinisikan sutra terbaik. Saya rasa semua film-film tadi adalah karya penyutradaraan bagus," kata Riri di panggung FFI 2016.

Ia kemudian mengucapkan terima kasih kepada juri dan serta pihak yang memberinya kepercayaan untuk menyutradarai Athirah.

"Athirah, cerita ini diantarkan keluarga Pak Jusuf Kalla. Jadi sutradara itu, saya menjadi konduktor. Yang menggabungkan dan bekerja sama dengan sekian banyak orang. Itu yang menjadikan kerja kita luar biasa," tutur sutradara kelahiran 2 Oktober 1970 itu.

Selain mengucapkan terima kasih kepada Mira Lesmana serta tim Athirah, Riri menyampaikan apresiasinya kepada para komunitas film dan para seniman di Makassar.

"Mudah-mudahan jadi sesuatu yang dikenang untuk waktu yang panjang," Riri.

Suaranya tercekat karena terharu ketika mengucapkan terima kasih kepada keluarganya dan ibundanya yang tutup usia beberapa waktu lalu.

"Saya akan persembahkan ini pada seseorang yang penting, ibu saya. Yang mengajarkan saya arti cinta kasih. Agamanya apa pun, siapa pun, ideologinya apa pun. Mengajarkan cinta kasih.Dan itulah Athirah," kata Riri.

 

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X