Melanglang Rasa di Pasar Klewer

Kompas.com - 12/03/2017, 15:00 WIB
Dwiki Dharmawan hadir pada konferensi pers Jazzphoria di Motion Blue, Hotel Fairmont, Jakarta Selatan, Selasa (10/5/2016) malam. KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENGDwiki Dharmawan hadir pada konferensi pers Jazzphoria di Motion Blue, Hotel Fairmont, Jakarta Selatan, Selasa (10/5/2016) malam.
EditorAti Kamil

Interpretasi yang cukup jauh mengeksplorasi "Bubuy Bulan", tanpa kehilangan nuansa lagu aslinya.

Tiupan suling sunda yang dimainkan Dede mengembalikan "Bubuy Bulan" pada rasanya yang tradisional.

Nuansa tradisional yang kental juga dihadirkan di komposisi "Lir Ilir". Lagu yang merupakan peninggalan salah seorang wali sanga, yaitu Sunan Kalijogo, ini disajikan dalam balutan jazz. Diantarkan suara rebab yang memilin-milin perasaan.

Dalam versi album, ada vokal sinden asal Solo, Peni Candrarini diiringi suara rebab. Mengantar komposisi "Lir Ilir" yang lalu dibuka piano Dwiki yang lamat-lamat, lalu makin menebal, meninggalkan vokal Peni dan iringan rebab jauh di belakang.

Lalu melompat dalam nuansa jenaka yang disusul improvisasi dengan tempo cepat antara piano dan double bass, ditingkahi pukulan drum yang ritmis. Memberi ruang improvisasi yang terasa amat bebas, sekaligus memberi kesempatan bagi kolaborasi ritmik berbagai instrumen, termasuk nuansa tradisional.

Sebagai kejutan, malam itu tampil gitaris Dewa Budjana yang berduet bersama Nicolas. Dwiki juga bermain bersama pemain gitar asal Dubai, Kamal Musallam, yang menyuguhkan nuansa Arabik.

Kejutan lain dihadirkan Dwiki dalam komposisi bertajuk "Purnama". Komposisi yang di albumnya terasa mendayu-dayu membuai rasa, di panggung terasa mengentak dan meledak-ledak.

Dilanjutkan dengan komposisi "London in June", "Pasar Klewer" yang menjadi tajuk album, serta komposisi "The Spirit of Peace" yang amat komplit mengusung nuansa tradisional dan modern.

Menurut Dwiki, apa yang dia hadirkan di album Pasar Klewer adalah upaya menyuguhkan kebebasan berimprovisasi yang menjadi esensi jazz, tanpa melepaskan penguasaan terhadap idiom-idiom jazz.

Seluruh komposisi direkam secara live tanpa partitur, tetapi memberi ruang pada kreativitas para musisi yang tak terbatas.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.