Ajukan Uji Materi, Saipul Jamil Terima Vonis Tiga Tahun Penjara

Kompas.com - 08/08/2017, 13:34 WIB
Terdakwa kasus suap penyelesaian kasus PN Jakarta Utara Saipul Jamil (tengah) berjalan dengan kuasa hukumnya usai menyampaikan nota pembelaan dalam sidang pledoi di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (26/7). Dalam sidang pledoi, Saipul Jamil merasa tidak menyuap karena tidak ada saksi yang menyatakan Saipul menyerahkan uang atau menjanjikan sesuatu kepada Rohadi. ANTARA FOTO/Rosa Panggabean/foc/17.
ANTARA FOTO/Rosa PanggabeanTerdakwa kasus suap penyelesaian kasus PN Jakarta Utara Saipul Jamil (tengah) berjalan dengan kuasa hukumnya usai menyampaikan nota pembelaan dalam sidang pledoi di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (26/7). Dalam sidang pledoi, Saipul Jamil merasa tidak menyuap karena tidak ada saksi yang menyatakan Saipul menyerahkan uang atau menjanjikan sesuatu kepada Rohadi. ANTARA FOTO/Rosa Panggabean/foc/17.
|
EditorBestari Kumala Dewi

JAKARTA, KOMPAS.com -- Kuasa hukum Saipul Jamil, Tito Hananta Kusuma, mengungkapkan alasan kliennya tak mengajukan banding atas vonis tiga tahun penjara dari majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta.

Saipul terbukti bersalah atas kasus suap panitera Pengadilan Negeri Jakarta Utara dan dijatuhi hukuman tiga tahun penjara serta denda Rp 100 juta subsider tiga bulan kurungan.

"Mau fokus uji materi ke Mahkamah Agung. Mau ganti agenda perjuangan hukum," kata Tito lewat pesan WhatsApp, Selasa (8/8/2017).

Uji materi itu adalah untuk Pasal 272 KUHAP tentang Pelaksanaan Putusan Pengadilan yang menyebutkan, bahwa terpidana yang tersandung dua atau lebih kasus berbeda harus menjalani hukuman pertama dan berikutnya secara berturut-turut.

[Baca juga: Tak Ajukan Banding, Saipul Jamil Terima Vonis Tiga Tahun Penjara]

 

Dengan kata lain, untuk Saipul, ia harus lebih dulu menyelesaikan pidana lima tahun penjara atas kasus pencabulan. Setelah itu, Saipul baru bisa melanjutkan hukuman tiga tahun penjara untuk kasus suap panitera.

Inilah yang Tito dan kliennya anggap bertentangan dengan hak asasi dan perlu diuji materi, agar Saipul bisa menjalani hukumannya secara bersamaan.

"Bulan depan ajukan uji materil," kata Tito lagi.

[Baca juga: Saipul Jamil Berharap Dapat Remisi]

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X