Petugas BPRD Tidak Temukan Mobil Mewah Syahrini

Kompas.com - 23/08/2017, 09:15 WIB
|
EditorIrfan Maullana

Kepala BPRD Edi Sumantri menyampaikan sebuah hal kepada pihak pengelola apartemen untuk diteruskan kepada pemilik kendaraan yang terparkir.

"Kami mengingatkan saja, kalau yang bersangkutan belum bayar pajaknya untuk segera dibayar," kata Edi.

Pihaknya, lanjut Edi, meminta agar para artis segera menunaikan pajak kendaraan yang telah habis sampai batas waktu yang disediakan.

[Baca: Alasan Petugas BPRD Kejar Pajak Mobil Mewah Milik Para Artis]

"Sanksi bunga kami hapuskan kalau dibayar sebelum 31 Agustus 2017. Kalau tidak, kami akan datangi door to door," katanya.

Kata Edi, BPRD menyasar pajak kendaraan mobil mewah terhadap para artis karena kebanyakan kalangan pelaku industri kreatif tidak hanya memiliki satu kendaraan, melainkan lebih.

"Kami menyasar mobil mewah kan karena efektif, hasilnya lebih besar. Satu mobil mewah itu pajaknya bisa Rp 100 juta, bisa Rp 150 juta," kata Edi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:



Video Pilihan Video Lainnya >

27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.