Belum Lahir, Anak Sandra Dewi Sudah Dapat Kontrak Shooting

Kompas.com - 31/08/2017, 09:27 WIB
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Janin dalam kandungan artis peran Sandra Dewi baru berusia enam bulan. Namun calon bayinya itu sudah mendapatkan kontrak untuk shooting setelah lahir nanti.

"Pas dia lahir nanti, beberapa bulan kemudian, dia harus shooting. Ada beberapa brand yang menawarkan kerja sama," kata Sandra di Studio TransTV, Mampang, Jakarta Selatan, Rabu (30/8/2017).

Bahkan, saat baru tahu hamil pun, Sandra sudah di-endorse oleh sebuah produk tes kehamilan atau testpack.

"Pas positif aja udah ada brand yang nawarin iklan. Rezeki anak ada aja, ternyata anak itu punya rezeki sendiri," ujar Sandra.

[Baca juga: Sandra Dewi Merasa Hidup di Kapal Titanic Tiga Bulan]

Sandra mengatakan ia tidak langsung menerima tawaran iklan atau semacamnya untuk calon anaknya tanpa izin suami, Harvey Moeis.

Tiap ada tawaran, Sandra selalu membicarakannya dengan Harvey.

"Terus aku tanya suami, boleh enggak. Dia bilang boleh, tapi yang penting anak lu enggak kecapaian, saya juga hehehe," kata Sandra.

[Baca juga: Terlalu Enerjik Selama Hamil, Sandra Dewi Dapat Julukan dari Suami]

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.