Dwi Sasono Sesalkan Sampah Berserakan di Situs Bersejarah

Kompas.com - 14/09/2017, 09:39 WIB
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran Dwi Sasono mengunjungi situs Gunung Padang, Cianjur, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

Hal itu tidak lepas dari rasa penasarannya ketika memerankan sebuah karater dalam film horor Gerbang Neraka yang mengangkat sejarah Gunung Padang secara fiksi.

Sebenarnya Dwi tidak menjalani shooting di Gunung Padang, melainkan di sebuah studio green screen dengan teknologi CGI yang menyerupai Gunung Padang.

Selama mengunjungi situs itu, Dwi mengaku banyak mengali informasi seputar sejarah gunung tersebut. Dia mendapati masalah yang sering ditemui di tempat bersejarah atau lokasi wisata di Indonesia.

"Nah sebetulnya kalau di film ini memang kita bisa melihat situs-situs bukan hanya di Gunung Padang ya. Kalau kita ke Borobudur juga orang-orang yang datang tidak menghargai tempat itu. Mereka buang sampah sembarangan," ujarnya ketika menghadiri film Gerbang Neraka di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan, Rabu (13/9/2017).

[Baca juga: Dwi Sasono Melepas Bayang-bayang Aktor Komedi di Gerbang Neraka]

Padahal, kata Dwi, berdasarkan informasi yang ia dapat, tempat itu menjadi lokasi bermeditasi Prabu Siliwangi. Sebab tempat itu memiliki aura energi positif.

"Dulunya kan tempat itu sakral gitu. Ya mudah-mudahan sih ke depannya kita menonton film ini bisa mengajak orang tahu, kalau ini peninggalan leluhur kita gitu. Kita ikut menjaga dan merawat," kata dia.

[Baca juga: Dwi Sasono Alami Hal Aneh Sebelum Ditawari Main Film Gerbang Neraka]

"Karena waktu saya ke sana, saya ketemu bule. Dia dari Swiss, terus saya tanya kenapa dia bisa ke sini? Dia jawab apa, katanya asal-usulnya dia dari sini. Berarti mungkin kita masih saudara ya, saya bilang gitu," tambah dia.

[Baca juga: Rizal mantovani: Gerbang Neraka Berbeda dari Film Horor Lainnya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.