Christine Hakim Impikan Sebuah Film Biografi tentang Teguh Karya

Kompas.com - 25/09/2017, 13:13 WIB
Teguh Karya meraih Piala Citra sebagai Sutradara Terbaik FFI 89 dalam film Pacar Ketinggalan Kereta yang juga menjadi Film Terbaik. KOMPAS/HASANUDDIN ASSEGAFFTeguh Karya meraih Piala Citra sebagai Sutradara Terbaik FFI 89 dalam film Pacar Ketinggalan Kereta yang juga menjadi Film Terbaik.
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Christine Hakim, aktris kenamaan Indonesia, bermimpi suatu hari ada sineas yang tertarik membuat film biografi atau biopic (biographical picture) tentang sutradara legendaris Teguj Karya.

"Mudah-mudahan ada yang terpikir (bikin film biografi soal Teguh Karya)," katanya dalam wawancara di Galeri Foto Jurnalistik Antara, Jakarta Pusat, baru-baru ini.

Sebagai murid Teguh dan salah satu saksi kehidupan peraih enam Piala Citra Sutradara Terbaik itu, Christine berpendapat perjalanan seorang Teguh karya layak diabadikan dalam sebuah film.

"Teguh Karya dilihat sebagai seniman, seharusnya sih perjalanan hidup beliau ini menarik sekali. Bahwa sangat ironis, ibaratnya, negerinya sendiri yang secara tidak langsung membunuh beliau," ujar Christine.

[Baca juga: Christine Hakim: Saya Bersyukur Teguh Karya Tak Hidup di Zaman Ini]

Diketahui, kondisi kesehatan Teguh Karya semakin menurun saat peristiwa kerusuhan 1998 pecah.

Christine yang memulai kariernya sejak 1977 itu pun berharap kisah hidup Teguh Karya bisa menginspirasi banyak orang lewat film biografi.

[Baca juga: Kata Slamet Rahardjo, Teguh Karya Juga Pernah Bodoh Bikin Film]

"Mudah-mudahan nanti ada produser yang tertarik untuk mengangkatnya karena ini bisa menjadi pusat pembelajaran yang baik," katanya.

[Baca juga: Peraih Lifetime Achivement FFI 2015 Kenang Pertengkaran dengan Teguh Karya]



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X