Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Penyebab Syahrini Lagi-lagi Batal Diperiksa Polisi

Kompas.com - 05/10/2017, 14:10 WIB
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemeriksaan terhadap penyanyi Syahrini sebagai saksi kasus dugaan penipuan dan penggelapan agen perjalanan First Travel ditunda lagi.

Pemeriksaan itu seharusnya berlangsung di Bareskrim Polri pada Kamis (5/10/2017).

Sebagai informasi, awalnya polisi memanggil Syahrini untuk dimintai keterangan pada Rabu (4/10/2017) kemarin tetapi batal karena kesibukan sang pelantun "Sesuatu" itu.

Kuasa hukum Syahrini, Arman Harnis, mengungkap alasan kliennya tak bisa datang.

"Mungkin ada kegiatan lain ya karena ada jadwal lain juga yang sudah terikat kontrak," kata Arman saat dihubungi melalui telepon, Kamis siang.

Namun ketika dikonfirmasi apakah Syahrini pasti akan memenuhi panggilan polisi pada Senin depan (9/10/2017), Arman mengaku belum tahu tentang jadwal itu.

"Oh saya kurang tahu juga. Belum ada konfirmasi juga soalnya dari klien saya," katanya.

Sebelumnya, Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul mengatakan, Syahrini baru bisa memenuhi panggilan polisi pada Senin (9/10/2017) mendatang.

[Baca juga: Masih Sibuk, Syahrini Minta Pemeriksaannya Ditunda]

"Setelah dikonfirmasi ternyata Mbak Syahrini minta ditunda hari senin ya," ujar Martinus melalui pesan WhatsApp kepada awak media, Kamis (5/10/2017).

"Karena alasannya masih ada jadwal. Hari Senin akan dikosongkan jadwal keartisan dia supaya fokus di BAP-nya," sambungnya.

[Baca juga: Kepada Penyidik Syahrini Nyatakan Tak Pernah Di-endorse First Travel ]

Kali pertama Syahrini diperiksa sebagai saksi atas kasus dugaan penipuan First Travel adalah sepekan lalu.

Beberapa hari setelah itu, giliran penyanyi Vicky Shu yang diperiksa polisi berkait kasus itu juga lantaran pernah membuat video testimoni untuk First Travel.

[Baca juga: Syahrini Dapat 18 Pertanyaan oleh Penyidik Bareskrim Polri

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+