Penyebab Infotainment Belum Masuk dalam Kategori Anugerah KPI 2017? - Kompas.com

Penyebab Infotainment Belum Masuk dalam Kategori Anugerah KPI 2017?

Kompas.com - 20/10/2017, 17:04 WIB
Jumpa pers Anugerah KPI 2017 di Gedung KPI Pusat, Jakarta Pusat, Jumat (20/10/2017).KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENG Jumpa pers Anugerah KPI 2017 di Gedung KPI Pusat, Jakarta Pusat, Jumat (20/10/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Anugerah Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) 2017 sudah mengumumkan 13 kategori yang mencakup program televisi dan radio. Dari program berita, drama seri, FTV, talkshow, hingga program anak.

Namun salah satu program televisi yang tergolong populer di masyarakat, yakni infotainment, tak masuk dalam belasan kategori tersebut.

"Untuk tahun ini program infotainment belum kami masukkan ke dalam kategori dalam Anugerah KPI," ujar Ketua Panitia Anugerah KPI 2017, Nuning Rodiyah, dalam jumpa pers di Gedung KPI Pusat, Jakarta Pusat, Jumat (20/10/2017).

Menurut Nuning, infotainment belum masuk dalam Anugerah KPI karena hingga kini indeks kualitas program siaran untuk infotainment masih rendah atau di bawah rata-rata.

Sebagai informasi, KPI secara rutin menggelar Survei Indeks Kualitas Program Siaran Televisi. Survei tersebut dilakukan bekerja sama dengan Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) dan 12 Perguruan Tinggi di 12 kota di Indonesia.

[Baca juga: Baca juga : Yang Berbeda dari Anugerah KPI 2017 ]

"Sehingga kalau masih di bawah tiga, belum bisa menjadikan infotainment sebagai contoh atau role model dari program yang direkomendasikan oleh KPI," ujar Nuning.

Namun tak menutup kemungkinan, lanjutnya, di kemudian hari infotainment bisa menjadi kategori dalam Anugerah KPI 2017. Pihaknya berharap program tersebut bisa berbenah diri terlebih dulu.

[Baca juga: Baca juga : Kompas Siang Sabet Penghargaan Program Berita Terbaik di Anugerah KPI 2016 ]

"Harapannya tahun depan ada untuk kategori infotainment dan kami menemukan format yang baru untuk infotainment," kata Nuning.


EditorKistyarini

Close Ads X