Eksepsi Ditolak, Hakim Perintahkan Sidang Gatot Brajamusti Dilanjutkan

Kompas.com - 31/10/2017, 15:14 WIB
|
EditorBestari Kumala Dewi

JAKARTA, KOMPAS.com - Sidang kasus kepemilikan senjata api ilegal dan satwa liar yang melibatkan terdakwa Gatot Brajamusti akan dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi-saksi. Berikut juga dengan kasus tindakan asusila yang diduga dilakukan Gatot terhadap perempuan berinisial CT.

Sebelumnya Majelis Hakim menolak seluruh keberatan atau eksepsi dari pihak terdakwa melalui penasehat hukum pada persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Selasa (31/10/2017).

"Keberatan kuasa hukum tidak dapat diterima, dan melanjutkan perkara atas terdakwa Gatot Brajamusti," ujar Majelis Hakim dalam persidangan.

Majelis Hakim menyatakan bahwa surat dakwaan jaksa sudah sesuai unsur formil dan materil, sehingga dinyatakan sah secara hukum berdasarkan ketentuan Pasal 143 KUHAP.

[Baca juga : Kuasa Hukum Gatot Brajamusti Ungkap Pemilik Asli Senjata Api ]

Dalam eksepsinya, terdakwa melalui pensehat hukum membantah memiliki senjata api, amunisi, satu ekor elang hidup, dan satu ekor harimau sumatera yang diawetkan seperti dakwaan jaksa.

Terdakwa menyatakan bahwa satu ekor harimau sumateri adalah pemberian pria diduga berinisial UGB. UGB memberikannya sebagai hadiah ulang tahun kepada terdakwa pada September 2011. Sementara satu ekor elang hidup datang ke rumahnya secara sendiri.

Adapun kepemilikan senjata api beragam jenis, penasehat hukum Gatot menyatakan, bahwa itu diduga milik seorang berinisial AS yang menitipkan kepada Gatot. Ada tiga tahapan penitipan senjata itu sejak 2006.

Sidang pemeriksaan saksi-saksi rencananya akan digelar pada 7 November 2017 mendatang di PN Jaksel. Jaksa akan mengundang tiga saksi masing-masing untuk perkara senjata api dan satwa liar, serta perkara tindak asusila.

[Baca juga : Reza Artamevia-Elma Theana Akan Jadi Saksi Kasus Gatot Brajamusti]

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.