"Film Favoritmu", Pijakan Sheila on 7 untuk Mandiri

Kompas.com - 28/11/2017, 13:25 WIB
Bans Sheila on 7 tampil di Kulon Progo Festival 2017 yang digelar di Bendung Khayangan, Kulon Progo, Minggu (26/11/2017). Kompas.com/KISTYARINIBans Sheila on 7 tampil di Kulon Progo Festival 2017 yang digelar di Bendung Khayangan, Kulon Progo, Minggu (26/11/2017).
|
EditorIrfan Maullana

KULON PROGO, KOMPAS.com - "Film Favoritmu", singel terbaru grup band Sheila on 7 telah selesai dikerjakan dan siap dinikmati musiknya oleh khalayak.

Sejauh ini belum ada jadwal pasti kapan tanggal rilisnya, tetapi Duta dan kawan-kawan berharap lagu itu bisa menjadi pondasi mereka untuk mandiri.

Setelah mengeluarkan album Musim yang Baik pada 2014 lalu, Sheila on 7 pindah ke jalur independen. "Film Favoritmu" pun akan menjadi karya musik pertama mereka sebagai band indie.

"Mudah-mudahan singel ini bisa menjadi tempat berpijak yang baik buat Sheila on 7 untuk semakin mantap melakukan semuanya sendiri," kata Duta saat ditemui usai mengisi pergelaran Kulfest 2017 di Bendung Khayangan, DI Yogyakarta, baru-baru ini.

Selain itu, Sheila on 7 juga telah menyiapkan sejumlah lagu lain. Namun untuk saat ini, mereka ingin fokus terlebih dulu pada rencana rilis singel "Film Favoritmu".

Baca juga : Duta Sheila on 7: Kolaborasi Butuh Effort Lebih

"Kami lagi konsen gimana caranya memasarkan singel ini. Sheila on 7 kan baru belajar, bener-bener pure melakukan segalanya sendiri untuk proses rekaman, marketing, dan distribusinya," ujar Duta.

"Kalau singelnya, udah selesai. Tinggal mastering. Buat cover belum, buat kepentingam digital, kan sekarang pemasaran kebanyakan digital. Video clip juga belum," sambung pemilik nama lengkap Akhdiyat Duta Modjo itu.

Sebagai informasi, sebelum memilih berkarya secara indie, selama 16 tahun Sheila on 7 berada di bawah naungan Sony Music Entertainment Indonesia.

Baca juga : Eross Sheila on 7: Benar-benar Seperti Belajar Main Gitar Lagi

Sheila on 7 telah menelurkan sejumlah album. Di antaranya, Sheila On 7 (1999), Kisah Klasik Untuk Masa Depan (2000), 07 Des (2002), Pejantan Tangguh (2004), 507 (2006), Menentukan Arah (2008), Berlayar (2011), dan Musim Yang Baik (2014).

Mereka juga menggarap album soundtrack film 30 Hari Mencari Cinta (2003) dan merilis album terbaik, The Very Best of Sheila On 7: Jalan Terus (2005). 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X