5 Hal Menarik tentang Rich Brian

Kompas.com - 05/02/2018, 09:23 WIB
Aksi Rich Chigga membuat para penonton larut dalam kemeriahan dalam Djakarta Warehouse Project 2017 di JI Expo, Kemayoran, Jakarta, Sabtu (16/12/2017). Sejak Januari 2018, Rich Chigga menggunakan nama Rich Brian. KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELIAksi Rich Chigga membuat para penonton larut dalam kemeriahan dalam Djakarta Warehouse Project 2017 di JI Expo, Kemayoran, Jakarta, Sabtu (16/12/2017). Sejak Januari 2018, Rich Chigga menggunakan nama Rich Brian.
|
EditorAti Kamil

JAKARTA, KOMPAS.com -- Artis musik hip hop dari Indonesia Rich Brian (18)--sebelumnya dikenal dengan nama panggung Rich Chigga--baru saja mengeluarkan album perdananya.

Album bertajuk Amen, yang berisi 14 lagu, itu dirilis pada 2 Februari 2018.

Pemilik nama lengkap Brian Imanuel, yang baru berkarier di AS, ini lahir pada 2 September 1999 dan besar di Jakarta. Brian semakin tertarik dengan musik hip hop setelah berkenalan dengan YouTube ketika menjalani home schooling di Jakarta.

Dua tahun lalu, tepatnya 2016, Brian menggebrak dunia maya dengan video musik "Dat $ tick".  Hingga kini video tersebut telah ditonton 84 juta kali.

Kemudian, ketika ketenarannya mulai tumbuh, Brian menerima sejumlah kritik terhadap nama panggungnya. Karena itu, memulai 2018, ia mengganti namanya menjadi Rich Brian.

Ada lima hal menarik tentang penyanyi rap yang menjadi artis musik pertama Asia yang menduduki posisi pertama di iTunes untuk musik hip hop itu.

Baca juga: Penyanyi Rap Brian Rich Chigga Imanuel Rilis Album Perdana

1. Menyesal pakai nama Rich Chigga
Dalam wawancara dengan majalah GQ baru-baru ini, Brian mengaku bahwa ia menyesal pernah memakai nama Rich Chigga sebagai nama panggungnya.

"Ada orang yang mengatakan bahwa jika nama saya bukan Rich Chigga, orang tidak akan mengecek video musiknya. Saya merasa, video itu sendiri merupakan alasan orang-orang menyukainya. Secara pribadi saya pikir nama saya tidak benar-benar memainkan peran besar," tutur Brian.

Lalu, Brian mengganti namanya karena merasa nama itu sudah tak cocok lagi mewakili musiknya. Bahkan, ia menyebutnya sebagai sebuah kesalahan.

"Saya banyak mengobrol dengan orang-orang di industri ini, saya mendapat masukan, dan saya sama sekali tidak merasa nama itu seperti saya lagi. Itu sesuatu yang saya sadari. Itu merupakan kesalahan yang saya lakukan dulu," ujar Brian.

Baca juga: Rich Brian Ungkap Alasan Tak Lagi Pakai Nama Rich Chigga

2. Ingin jadi sinematografer
Siapa sangka seorang Rich Brian dulunya ingin menjadi sinematografer. Video musik "Dat $ tick" merupakan salah satu proyeknya sebagai penata kamera.

"Tujuan utama saya adalah menjadi seorang sinematografer. Saya membuat film pendek, mengunggahnya di Twitter, dan membangun basis penggemar di sana. Suatu hari, saya mencoba membuat video musik untuk bersenang-senang," cerita Brian.

Ternyata, video musik "Dat $ tick" meledak. Beberapa bulan kemudian, Brian mulai belajar tentang produksi musik dan mulai mencipta lagu.

"Dan, menyadari bahwa saya lebih menyukainya daripada membuat video dan menjadi seorang sinematografer," akunya.

Baca juga: Dengan Amen, Rich Brian Cetak Sejarah di Amerika

3. Serius lewat komedi
Rich Brian menegaskan bahwa ia serius dalam bermusik. Meski begitu, Brian mengakui selalu memasukkan unsur komedi ke dalam lirik lagu atau video musiknya.

"Saya suka menghibur orang dan saya pikir sama seperti banyak rapper lainnya juga. Kendrick Lamar, Childish Gambino, orang-orang ini memiliki banyak lirik yang lucu, tetapi mereka bukan komedian," ucap Brian.

Pemuda ini menyebut menyanyikan lirik-lirik yang lucu merupakan gaya bermusiknya.

"Itu semacam gaya saya. Saya mengatakan hal-hal lucu dalam lirik, saya membuat orang tertawa, tetapi semua dalam keseriusan musik. Saya hanya mencoba jenaka," ucapnya pula.

Baca juga: Rich Chigga Bikin Pharrell Williams Terkejut Dua Kali

4. Gara-gara video musik Tyga
Brian mengatakan bahwa salah satu pemicunya ingin menjadi penyanyi hip hop adalah video musik milik rapper dari AS, Tyga.

"Saya sudah lama tahu tentang hip-hop. Kali pertama yang menggelitik saya adalah ketika melihat video musik Tyga di televisi. Saya tergelitik oleh keseluruhan estetikanya. Itu sangat unik," tuturnya.

Pelantum "Who That Be" ini kemudian berlatih bernyanyi rap dengan lagu "Thrift Shop", yang dipopulerkan oleh Macklemore.

"Saat itu saya berusia 12 tahun. Saya mencoba menghafal seluruh lagu. Lalu saya mendengarkan lagu lain Macklemore, dan itu membawa saya ke Drake dan 2 Chainz. Begitulah saya masuk ke dalam hip hop," kisah Brian.

Baca juga: Rich Chigga, Rapper 17 Tahun Asal Indonesia yang Mendunia

5. Ingin bintangi film Spider-Man
Bukan cuma gaya bermusik rapper Childish Gambino alias Donald Glover yang menjadi salah satu sumber inspirasi Rich. Ia juga menyimpan keinginan untuk mengikuti jejak Glover di dunia akting.

"Jika semuanya berjalan dengan baik, saya akan membintangi film Spider-Man dengan Donald Glover (lima tahun ke depan)," ujar Brian mengutarakan harapan tentang kariernya.

Glover bermain dalam film superhero Spider-Man: Homecoming sebagai Aaron Davis atau Prowler, salah satu tokoh penting dalam cerita itu. Namun, untuk saat ini, Brian ingin fokus bermusik dulu.

"Saya tidak benar-benar memiliki tujuan tertentu, tetapi bagus untuk akhirnya membuat album, dan saya sangat bersemangat untuk melihat apa pendapat orang tentang hal itu," kata Brian.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X