Panggung Java Jazz ke-14 bagi Andien

Kompas.com - 04/03/2018, 20:39 WIB
Andien saat menyanyikan lagu Pulang di Java Jazz Festival yang digelar pada Minggu (4/3/2018) di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat. KOMPAS.com/IRA GITAAndien saat menyanyikan lagu Pulang di Java Jazz Festival yang digelar pada Minggu (4/3/2018) di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat.

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyanyi Andien Aisyah, merupakan penyanyi wanita yang tidak pernah absen dari panggung Java Jazz Festival (JJF).

Di tengah aksi panggungnya pada JJF yang digelar pada Minggu (4/3/2018) di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Andien mengungkap bahwa ia sudah 14 kali tampil di festival musik jazz tersebut.

"Java Jazz sudah 14 kali digelar dan saya selalu nyanyi selama 14 tahun berturut-turut di panggung ini. Seneng banget hari ini kita bisa ketemu sharing energi yang sama," kata Andien.

Mengenakan baju bermotif bunga dan turban, Andien memukau para penonton dengan lagu-lagu andalannya seperti "Milikmu Selalu", "Indahnya Dunia", "Warna", dan "Metamorfosa".

Tak sampai di situ, Andien juga menjadikan panggungnya lautan cahaya saat menyanyikan lagu "Pulang".

Baca juga : Andien Akan Sajikan Konser Metamorfosa 2.0 di LAFFestival

"Seumur hidup kita mencari apa sih, pelukan yang paling hangat, lingkungan yang nyaman, tempat yang nyaman untuk pulang. Boleh nyalain flash light-nya semuanya?," ujar ibu satu anak itu.

Baca juga : Kolaborasi Apik Incognito dan Petra Sihombing di Java Jazz Festival 2018

Andien menghentakkan panggung ke-14 dengan lagu "Moving On" sebagai penutup, tak sedikit pula penonton yang menggoyangkan badan sambil menyanyikan lagu tersebut.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X