Tergugat Tak Hadir dalam Sidang Perdana Kasus Hak Cipta Film Benyamin

Kompas.com - 22/03/2018, 16:39 WIB
Benyamin Biang Kerok Falcon PicturesBenyamin Biang Kerok


JAKARTA, KOMPAS.com - Sidang perdana kasus dugaan pelanggaran hak cipta film Benyamin Biang Kerok tidak dihadiri oleh pihak tergugat di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Kamis (22/3/2018).

Pihak tergugat yang dimaksud adalah rumah produksi Falcon Pictures dan Max Pictures berikut para produsernya, yakni HB Naveen dan Ody Mulya Hidayat.

Hal itu diungkapkan oleh penggugat, Syamsul Fuad, penulis naskah asli Benyamin Biang Kerok saat dihubungi Kompas.com pada Kamis sore ini.

"Sidang pertama tadi saja dia enggak datang. Saya hadir. Sidangnya akhirnya ditunda," ujar Syamsul.

Dihubungi terpisah, kuasa hukum Syamsul, Bachtiar, mengatakan bahwa agenda perdana sebenarnya adalah membacakan materi gugatan.

Karena pihak tergugat tidak hadir, maka sidang ditunda hingga 5 April 2018 mendatang.

Baca juga : Hak Cipta Film Benyamin Biang Kerok Digugat ke Pengadilan

"Dari pihak para tergugat tidak hadir dan akan diagendakan ulang pada 5 April 2018," kata Bachtiar.

Diberitakan sebelumnya, Fuad mengajukan gugatan karena pihak tergugat diduga telah melakukan pelanggaran hak cipta atas cerita Benyamin Biang Kerok dan Biang Kerok Beruntung, yang akan menjadi sekuelnya.

Penulis berusia 81 tahun ini juga menuntut ganti rugi materil sebesar Rp 1 miliar untuk harga penjualan hak cipta film Benyamin Biang Kerok yang tayang 1 Maret 2018 lalu. Selain itu, Syamsul menuntut royalti penjualan tiket film tersebut senilai Rp 1.000 per tiket.

Tak cuma itu, ia pun menggugat para tergugat untuk membayar ganti rugi immateril sebesar Rp 10 miliar yang mencakup kerugian akan hak moralnya sebagai pencipta atau pemegang hak cipta cerita Benyamin Biang Kerok.

Terakhir, Syamsul meminta para tergugat melakukan permohonan maaf kepadanya dan klarifikasi melalui media massa terhadap masyarakat atas pelanggaran hak cipta tersebut.

Baca juga : Perkumpulan Betawi Kecewa Film Benyamin Biang Kerok

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.