Digugat Balik, Penulis Naskah Asli Film Benyamin Biang Kerok Kaget

Kompas.com - 17/04/2018, 21:24 WIB
Syamsul Fuad, penulis cerita Benyamin Biang Kerok, di sela menunggu jadwal sidang perkara kasus dugaam pelanggaram hak cipta film tersebut di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (5/4/2018). KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENGSyamsul Fuad, penulis cerita Benyamin Biang Kerok, di sela menunggu jadwal sidang perkara kasus dugaam pelanggaram hak cipta film tersebut di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (5/4/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Syamsul Fuad, penulis cerita film Benyamin Biang Kerok versi asli yang dirilis pada 1972, merasa kaget ketika rumah produksi Falcon Pictures dan MAX Pictures menggugatnya ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat.

"Pak Syamsul kaget, artinya pihak mereka tidak ada itikad baik untuk menyelesaikan secara kekeluargaan," ujar kuasa hukum Syamsul, Bachtiar, saat dihubungi Kompas.com, Selasa malam (17/4/2018).

Gugatan MAX Pictures atas nama produser Ody Mulya Hidayat ke PN Jakarta Pusat merupakan balasan atas gugatan Syamsul di pengadilan yang sama.

Bachtiar berujar, sebenarnya ada peluang Syamsul dan kedua rumah produksi itu untuk berdamai.

Baca juga : Falcon dan MAX Gugat Penulis Naskah Asli Film Benyamin Biang Kerok

"Memang dalam proses pengadilan ini dibuka untuk berdamai, slama proses persidangan. Dengan adanya gugatan itu (dari MAX Pictures) sudah ditutup (perdamaian)," ujar Bachtiar.

Sementara itu, Ody mengaku masih membuka peluang untuk diselesaikan secara kekeluargaan meski pihaknya sudah mengajukan gugatan.

"Saya sih enggak ada masalah. Mau jalur kekeluargaan atau enggak ya monggo. Saya sih terbuka," ujar Ody saat dihubungi Kompas.com, Selasa malam.

"Sebelumnya saya menawarkan jalur kekeluargaan, tapi mereka enggak terima ya sudah. Sampai uang itu kami sudah siapkan untuk sumbangsih saya, penghargaan saya kepada beliau," sambungnya.

Selain MAX Pictures yang menggugat Syamsul di PN Jakarta Pusat. Syamsul juga digugat oleh Falcon Pictures, yang bersama-sama MAX Pictures menggarap film Benyamin Biang Kerok (2018) atau versi kekinian.

Baca juga : MAX Pictures Tuntut Ganti Rugi Rp 35 Miliar kepada Penulis Naskah Asli Benyamin Biang Kerok



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X