Tangan dan Kaki Kiri Gatot Brajamusti Tak Bisa Digerakkan

Kompas.com - 18/05/2018, 09:20 WIB
Terdakwa Gatot Brajamusti atau Aa Gatot membacakan nota pembelaan (pleidoi) dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (17/4/2018) malam. KOMPAS.com/NURSITA SARITerdakwa Gatot Brajamusti atau Aa Gatot membacakan nota pembelaan (pleidoi) dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (17/4/2018) malam.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kondisi kesehatan mantan Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) Gatot Brajamusti menurun setelah mengalami stroke ringan beberapa waktu lalu.

"Tangan dan kaki kirinya nih enggak bisa bergerak," kata kuasa hukum Gatot, Nanang Hamdani, di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Kamis (17/5/2018).

Karena itulah, Gatot kembali berhalangan hadir dalam sidang kasus kepemilikan senjata api (senpi) ilegal dan satwa liar di PN Jaksel.

Nanang mengatakan, kesehatan kliennya itu sebenarnya mulai membaik tetapi kembali menurun baru-baru ini.

"Dua minggu yang lalu beliau udah dirawat di RS Polri. Kemudian setelah berobat, sudah mendingan, dilakukan rawat jalan. Tapi ternyata beliau sakit lagi dan dirawat di RS Pengayoman Cipinang," kata Nanang. 

Saat ini, Gatot menurut Nanang, hanya bisa berbaring di tempat tidur dan belum bisa duduk di kursi roda.

"Beliau juga kondisinya sulit untuk bangun duduk di kursi roda. Kemudian dipanggil ke persidangan berbicara pun untuk fokus beliau sulit," ucap Gatot.

"Enggak terbata-bata, cuma posisi sakit enggak bisa fokus. Namanya orang sakit stroke, sarafnya kena," ujar Nanang.

Ia berharap kliennya itu segera sehat kembali agar bisa menghadiri sidang lanjutan pada 31 Mei 2018 mendatang.

"Kalau beliau sudah sehat (hadir), kan yang menghadirkan jaksa," ucap Nanang.

Gatot Brajamusti sebelumnya dituntut hukuman tiga tahun kurungan penjara oleh JPU serta denda senilai Rp 10 juta.

Baca juga: Kuasa Hukum: Gatot Brajamusti Kena Stroke karena Pikirkan Vonis

Ia dianggap melanggar Pasal 21 Ayat 2 Huruf a Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem karena memiliki satwa yang dilindungi dalam keadaan hidup.

Pasal 1 Ayat 1 Undang-undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 karena memiliki senjata api.

Baca juga: Gatot Brajamusti Kena Stroke, Sidang Senjata Api Ilegal Ditunda



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X