Audio: Pandawa Kurawa Menjadi Remaja di PandawaXKurawa Musim Kedua

Kompas.com - 18/05/2018, 15:09 WIB
Wayang Pandawa Kurawa Season 2 Wayang Pandawa Kurawa Season 2
|
Editor tes

Setelah sebanyak 24 episode PandawaXKurawa musim pertama diperdengarkan, kini kita akan masuk PandawaXKurawa musum kedua yang menjadi titik awal lahirnya para pandawa dan kurawa.

Di musim kedua, PandawaXKurawa akan bercerita seputar masa pandawa dan kurawa remaja hingga dewasa.

Diawali dengan kelahiran kurawa dan pandawa. Di kubu kurawa, Prabu Destarastra dan Dewi Gandari mempunyai 100 anak. Di kubu pandawa, Pandu Dewanata dan Dewi Kunti mempunyai tiga anak, dari Dewi Madrim mempunyai dua anak.

Baca juga: Audio Wayang PandawaXKurawa Hadir di Kompas.com, 23 April 2018

Tidak lama setelah Dewi Kunti dan Dewi Madrim memberikan anak kepada Pandu Dewanata, Pandu wafat.

Pandu wafat diakibatkan kutukan Btara Kimindana yang tidak sengaja terbunuh oleh panah Pandu. Saat itu, Btara Kimindana sedang bermesraan bersama pasangannya menjelma sebagai seekor kijang.

Beseberangan sejak awal

Semenjak kecil para kurawa tidak jarang bersebrangan dengan para pandawa. Duryudhana, sulung dari kurawa selalu menjadi biang kerok perselisihan antara kurawa dan pandawa.

Suatu hari, anak-anak pandawa dan kurawa tengah bermain futsal, bola yang mereka mainkan tak sengaja masuk ke sebuah sumur yang dalam.

Anak-anak pandawa dan kurawa yang pada saat itu belum mempunyai ilmu tidak bisa mengambil bola tersebut.

Beruntung sekali mereka bisa mendapatkan kembali bola tersebut dengan pertolongan Resi Durna yang pada saat itu berada di sekitar lapangan bola tempat mereka main.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X