Cerita di Balik Teaser Milly & Mamet

Kompas.com - 12/07/2018, 21:46 WIB
Dennis Adhiswara dan Sissy Priscillia saat jumpa pers peluncuran teaser film Milly & Mamet di Hong Kong Kafe, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (12/7/2018). Kompas.com/Ira GitaDennis Adhiswara dan Sissy Priscillia saat jumpa pers peluncuran teaser film Milly & Mamet di Hong Kong Kafe, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (12/7/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Penulis skenario film Milly & Mamet, Meira Anastasia memilih untuk menggunakan adegan ikonik dalam film Ada Apa Dengan Cinta? 2 untuk teaser film yang dibintangi oleh rSissy Priscillia dan Dennis Adhiswara itu.

Menurut Meira, adegan pertemuan Cinta dan Rangga disebuah kafe di Yogyakarta begitu melekat bagi para pecinta film AADC?2. Itulah mengapa istri sutradara Ernest Prakasa itu memparodikan adegan tersebut.

Hal itu Meira katakan saat jumpa pers peluncuran teaser Milly & Mamet di Hong Kong Kafe, Manteng, Jakarta Pusat, Kamis (12/7/2018).

"Ide itu muncul waktu itu gini, kita harus bikin teaser. Terus berpikir 'apa ya, adegan apalagi ya yang paling ikonik di AADC 2 kalau bukan itu?'," tutur Meira.

Baca juga: Bukan tanpa Sebab Milly dan Mamet Muncul dalam Film Kulari ke Pantai

"Karena setelah AADC 2, banyak banget yang bikin meme dan parodinya tentang si 'kamu jahat..' itu kan. Jadi aku pikir, kenapa enggak itu aja ya. Kami samperin tempat aslinya, kami bikin sama persis," lanjutnya.

Teaser dimulai dengan perdebetan Milly dan Mamet tengah berada disebuah kafe. Rupanya, Milly kesal dengan Mamet lantaran sudah memakan makanan yang mereka pesan, sebelum Milly sempat mengambil foto makanan itu. Tak lama seorang pria menghampiri Mamet dan memberikan celemek putih untuknya.

Ernest menjelaskan, dalam teaser itu terdapat beberapa clue yang akan terhubung dengan keseluruhan cerita dari film spin off AADC itu.

"Itu kan sebenarnya kayak after credit-nya kan, ternyata Sissy kesal karena belum foto makanan. Kenapa itu juga? Karena itu berkaitan erat sama cerita di film, soal Sissy dan memotret makanan itu jadi salah satu hal penting di film nanti," jelas Ernest.

Baca juga: Lepas Pemain Lama, Ernest Prakasa Gandeng Aktor Besar untuk Milly & Mamet

"Terus ketika Mamet disuruh masak itu adalah menghubungkan ke cerita nanti bahwa di film, profesi Mamet adalah seorang chef," tambahnya.

Tak sampai di situ, Ernest dan Meira juga menghadirkan Rifat Sungkar, suami Sissy dalam teaser tersebut.

"Sebenarnya sih ada sedikit risiko untuk pake Rifat, karena mungkin ada yang enggak tahu kalau Rifat adalah suami aslinya Sissy," ucap Meira.

"Kalau yang enggak tahu, jadinya biasa aja, buat yang tahu itu akan jadi lucu banget. Tapi kamk coba mengambil kesempatan itu," imbuhnya.

Baca juga: Sissy Priscillia Tak Bisa Menolak Milly & Mamet



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X