Film Keluarga Cemara Angkat Nilai-nilai Kesederhanaan dan Kehangatan

Kompas.com - 20/08/2018, 17:13 WIB
Suasana jumpa pers film Keluarga Cemara di Jalan Gunawarman, Kebayoran Baru,  Jakarta Selatan, Kamis (4/1/2018). KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNG Suasana jumpa pers film Keluarga Cemara di Jalan Gunawarman, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (4/1/2018).
|
Editor Ati Kamil

JAKARTA, KOMPAS.com -- Keluarga Cemara, yang tadinya "menetap" di layar kaca dalam sinetron seri Keluarga Cemara (6 Oktober 1996 hingga 30 Oktober 2005), akan pindah "tempat tinggal" ke layar lebar.

Film Keluarga Cemara itu disutradarai oleh Yandy Laurens.

Baca juga: Yandy Laurens Kaget Diberi Kepercayaan Sutradarai Keluarga Cemara

Nilai-nilai kesederhanaan dan kehangatan dalam sinetron seri tersebut membuat penulis Gina S Noer serta pasangan suami istri sutradara Angga Dwimas Sasongko dan produser Anggia Kharisma terpikat untuk membuat film itu.

Menurut mereka, nilai-nilai tersebut kurang muncul di layar lebar Indonesia kini.

Anggia Kharisma, yang menaruh perhatian pada isu-isu mengenai penguatan peran perempuan, berpendapat pula bahwa dalam cerita Keluarga Cemara karakter-karakter Emak dan Euis tidak kalah penting dari karakter Abah.

Baca juga: Keluarga Cemara Kembali Hadir dalam Versi Layar Lebar

Siaran pers tertulis yang diterima oleh Kompas.com pada Senin (20/8/2018) juga menerangkan bahwa ide pembuatan film tersebut lahir ketika Gina S Noer berdiskusi dengan Angga Dwimas Sasongko dan Anggia Kharisma.

Mereka bertemu untuk membicarakan kemungkinan membuat film baru.

Baca juga: Ringgo Merasa Ada Beban Perankan Abah dalam Keluarga Cemara

Film tersebut akan menjadi film terpanjang yang pernah digarap oleh Yandy Laurens, sutradara yang pernah meraih Piala Citra untuk film pendek terbaik Wan An (2012) dan menggarap webseries Sore (2017).

Baca juga: Keluarga Cemara Bikin Asri Welas Tak Kuasa Tahan Tangis

Film Keluarga Cemara akan menghibur masyarakat Indonesia tahun ini.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X