Rio Dewanto Ditempa Tim Iko Uwais untuk Film Foxtrot Six

Kompas.com - 23/10/2018, 20:16 WIB
Rio Dewanto menjadi pembicara dalam konferensi pers Ideafest 2018 di GoWork, Pacific Place, Jakarta Selatan, Selasa (23/10/2018). KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENGRio Dewanto menjadi pembicara dalam konferensi pers Ideafest 2018 di GoWork, Pacific Place, Jakarta Selatan, Selasa (23/10/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com -- Bermain film laga untuk kali pertama, artis peran Rio Dewanto (31) mendapat tempaan fisik dari tim koreografi laga milik Iko Uwais bernama Uwais Team.

Rio menjadi salah satu pemain film Foxtrot Six, arahan sutradara Randy Korompis.

"Ya, untuk koreografi (laga) sendiri kami ditangani oleh tim Iko Uwais, Uwais Team. Mereka sudah sangat profesional membuat koreografi untuk action," kata Rio dalam konferensi pers IdeaFest 2018 di Pacific Place, SCBD, Jakarta Selatan, Selasa (23/10/2018).

Baca juga: Oka Antara Optimistis Foxtrot Six Akan Buat Indonesia Semakin Dilirik Hollywood

Selain itu, karena film tersebut diproduksi atas kerja sama antara AS dengan Indonesia, ada standar yang berbeda dari segi produksi.

Foxtrot Six melibatkan produser kenamaan Hollywood yang dikenal lewat film-film Rambo dan Terminator, Mario Kassar.

Baca juga: Oka Antara Akan Kenalkan Film Foxtrot Six di Idea Fest 2018

Rio Dewanto mengatakan pula bahwa, di samping harus berlatih fisik secara rutin, para pemain film tersebut harus disiplin menjalani pola makan yang ditentukan.

"Kalau segi fisik, lumayan positif buat saya. Jadi, badan lebih kelihatan (bagus) ya, karena latihan terus. Capek sih ya, he he he. Diet, makan protein," ujarnya.

"Makan dijaga, karena film ini standarnya ya standar Hollywood yang dilakukan di Indonesia. Jadi, makanannya terjaga. Ada nutritionist di lokasi buat kami. Ada juga personal trainer untuk latihan juga," ujarnya juga.

Baca juga: Enam Karakter dan Pemain Utama Film Foxtrot Six Diumumkan

Sebelum memulai shooting pada September hingga Desember 2017, Rio Dewanto dan para pemain lain menjalani persiapan akting dan fisik selama kurang lebih enam bulan.

"Proses shooting-nya sekitar empar bulan. Tapi, script project ini sudah delapan tahun ya sampai akhirnya jadi film panjang dan siap tayang 2019 nanti," ucap Rio.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X