Big Hit Beri Klarifikasi soal Kontroversi Kaus dan Topi BTS

Kompas.com - 14/11/2018, 15:50 WIB
Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim (paling kanan) berfoto dengan para member BTS di pertemuan yang membahas masalah kaum muda di Markas Besar PBB di New York, Amerika Serikat, Senin (24/9/2019). AFP PHOTO / UN/ MARK GARTENPresiden Bank Dunia Jim Yong Kim (paling kanan) berfoto dengan para member BTS di pertemuan yang membahas masalah kaum muda di Markas Besar PBB di New York, Amerika Serikat, Senin (24/9/2019).
Editor Kistyarini

Artis mereka akhirnya menggunakan pakaian dan aksesoris tersebut karena Big Hit tidak meninjau terlebih dahulu.

“Kami benar-benar meminta maaf karena telah menimbulkan ketidaknyamanan lewat penampilan artis kami dengan gambar yang berhubungan dengan Nazi," 

Kami ingin menyatakan dengan tegas bahwa Big Hit adalah pihak yang bertanggung jawab mengenai kejadian tersebut, karena kami tidak mempu sepenuhnya memperhatikan artis kami," papar agensi induk BTS itu.

Isu ketiga yang dibahas oleh Big Hit adalah konser yang dimaksud adalah konser artis legenda korea Seo Taiji. Menurut Big Hit, gambar dalam bendera yang ada di konser itu tersebut adalah sebuah karya seni tanpa hubungan apapun dengan Nazi.

Pertunjukan itu sendiri bermaksud untuk mengkritik sistem pendidikan yang distardardisasi dan bersifat totaliter.

Konser itu menjadi kontroversi karena pertunjukan tersebut dikatakan terkait dengan Nazi. Big Hit mengatakan hal itu tidak benar, dan faktanya seluruh pertunjukan dimaksudkan untuk mengkritik sistem totaliter tersebut.

“Big Hit akan melakukan yang terbaik untuk menyelesaikan masalah-masalah yang timbul. Moto kami adalah memberikan kenyamanan dan emosi kepada dunia lewat musik dan artis-artis kami," Big Hit menjelaskan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Big Hit Entertainment berjanji bersikap lebih berhati-hati dengan memahami banyak hal, termasuk latar belakang sosial, sejarah, dan budaya.

"Big Hit dan artis-artis kami akan lebih memperhatikan detail dari promosi kami agar tidak melukai masyarakat. Sekali lagi, kami meminta maaf kepada semua yang terluka karena kekurangan kami dalam menangani masalah-masalah ini," lanjut Big Hit.

Dalam menyelesaikan isu-isu tersebut, Big Hit akan menghubungi asosiasi korban bom atom di Jepang dan Korea untuk memberi penjelasan dan meminta maaf atas masalah yang terjadi.

Big Hit juga sudah mengirim surat penjelasan dan permintaan maaf kepada Simon Wiesenthal Center (kelompok hak asasi manusia oleh masyarakat Yahudi). (Tascia Sistania)

Baca juga: TV Jepang Batalkan Penampilan BTS gara-gara Kaus yang Dipakai Jimin

Halaman:


Sumber Soompi
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X