Lembaga Karya Cipta Indonesia dan Watannas Bahas Kerja Sama di Bidang Musik Digital

Kompas.com - 19/11/2018, 18:37 WIB
Ketua Umum KCI Dharma Oratmangun didampingi Profesor Firdaus dan Adriyadi menemui Sesjen Wantannas Letjen Doni Monardo di kantornya di Jakarta, Kamis (15/11/2018). Dokumentasi PribadiKetua Umum KCI Dharma Oratmangun didampingi Profesor Firdaus dan Adriyadi menemui Sesjen Wantannas Letjen Doni Monardo di kantornya di Jakarta, Kamis (15/11/2018).

JAKARTA, KOMPAS - Untuk memperjuangkan kesejahteraan musisi di Indonesia, Ketua Umum Karya Cipta Indonesia ( KCI) Dharma Oratmangun terus berinovasi.

Setelah beberapa waktu lalu menjalin kerja sama dengan lembaga manajemen kolektif (LMK) Korean Music Copyright Association (KOSCAP) dari Korea Selatan, kemudian berlanjut dengan melakukan hal serupa dengan LMK dari China.

Dalam kerja sama tersebut disepakati bahwa para pencipta lagu maupun musisi nantinya akan berkesempatan untuk  dihadirkan di semua lini media online maupun off line milik Alibaba Group melalui divisi musik Alibaba Group. 

Kini Dharma melanjutkan langkah positifnya dengan menjalin kerja sama dengan Dewan Pertahanan Nasional (Wantannas). Dharma bertemu dengan Sekretaris Jenderal Wantannas Letnan Jenderal TNI (AD) Doni Monardo di kantornya di Jakarta, pada 15 November 2018 lalu.

Baca juga: Inul Daratista dan Yayasan Karya Cipta Indonesia Berdamai

"Dalam waktu dekat ini KCI bersama Wantannas menggagas untuk menyelenggarakan kegiatan dialogis dengan komunitas seni musik dan juga para produsen musik serta berbagai pemangku kepentingan di industri musik untuk sama-sama mengambil peran secara kolektif menghadirkan karya-karya musik," jelas Dharma dalam email yang diterima Kompas.com Senin (19/11/2018).

Lebih lanjut Dharma juga menjelaskan bahwa kerja sama ini tidak sekadar mengeluarkan karya untuk orientasi pasar semata.

"Tetapi lebih daripada itu, menghadirkan karya-karya musik baik di dunia rekaman,  panggung-panggug hiburan elektronik maupun media sosial dan lain-lain yang lebih  tertanggung jawab," kata Dharma.

Dalam kesempatan tersebut terjalin pula kesepakatan untuk bekerja sama di bidang ketahanan budaya melalui kerjasama riil di bidang industri musik digital dengan kerja sama pembukaan portal musik digital Indonesia antara KCI dengan kelompok usaha Bersama Bersatu Maju (BBM).

"Kerja sama ini untuk membentuk sebuah konsorsium musik digital Indonesia yang kemudian melakukan berbagai produksi dan memasarkan musik Indonesia dalam bentuk pasar digital sekaligus menghadirkan bank lagu sebagai database musik Indonesia yang dikuasakan di KCI untuk selanjutnya melakukan berbagai terobosan di pasar musik dunia," ujar Dharma.

Baca juga: Ada Masalah Hak Cipta, Produksi Nagabonar Reborn Dihentikan

Dharma juga menyampaikan akan menghadirkan juga grup rap yang terdiri dari para prajurit Kodam Pattimura yang akan dipersiapkan masuk dunia rekaman dengan membawakan berbagai nomor lagu rap, pop, soul, dan R&B yang pernah populer di Indonesia.  

"Salah satu yang sempat saya bicarakan dalam pertemuan itu adalah lagu 'Surat Cinta' karya Adriyadie yang dulu sabgat populer di era 80-an dibawakan Nurafni Oktavia, yang akan kami kemas dalam gaya masa kini dengan tampilan dan gaya zaman now atau milenial," ungkap Dharma.  

Untuk menindak lanjuti pertemuan dengan Sekjen Wantannas, KCI selaku koordinator akan berkoordinasi dengan berbagai komponen serta komunitas seni musik yang berkoitmen untuk program-program yang digagas.

"Menurut cara pandang kami, musik bukanlah merupakan sarana hiburan semata, tetapi musik juga merupakan bentuk serta indikator sebuah peradaban. Jika itu landasan filosofinya maka kita semua akan memberikan apresiasi yang layak dan sepantasnya bagi dunia musik Indonesia," tutup Dharma.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X