Nima Ilayla Gugup Jelang Tampil di Java Jazz Festival 2019

Kompas.com - 23/02/2019, 19:20 WIB
Penyanyi Nima Ilayla saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (21/2/2019). Dokumen PribadiPenyanyi Nima Ilayla saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (21/2/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyanyi Nima Ilayla (17) dijadwalkan tampil di Java Jazz Festival 2019 selamat tiga hari berturut turut, mulai tanggal 1-3 Maret 2019.

Nima mengaku tersanjung mendapatkan kesempatan bernyanyi di panggung Java Jazz, bahkan memiliki waktu show-nya sendiri selama satu jam. Meski demikian wanita kelahiran Jakarta, 21 Juni 2001, mengaku tak bisa mennyembunyikan rasa gugupnya.

"Iya dong of course (gugup). Apalagi ini tiga hari. Jadi tiga jam buat tiga hari," ujar Nima.

Nima mengaku melakukan banyak persiapan untuk penampilannya.

Baca juga: Dewi Gontha: Java Jazz Festival 2019 Bebas dari Politik

"Persiapan di teknik suara. Kumpul sama vocal coach dan aku training di rumah biar nanti di Java Jazz, kalau nyanyi 8 lagu berturut-turut aku enggak capek napasnya dan enggak sakit," ungkap Nima saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Beberapa lagu juga sudah disusun oleh Nima dan band untuk ditampilkan pada 1-3 Maret mendatang.

"Set aku satu jam sama band aku doang. Ada delapan lagu. Dua lagu aku sendiri dan enam lagu cover kayak lagu Lady Gaga dan Bradley Cooper, Ariana Grande, dan lain-lain," ungkap Nima.

Nima adalah penyanyi pendatang baru yang baru saja merilis singlenya berjudul "I Dont Give a What". Untuk lagu ini, Nima bekerjasama dengan produser musik peraih Grammy Award Mixer and Produser, Tom Weir. Nima juga melakukan rekaman di studio milik Tom di Studio City Sound, California, Amerika Serikat.

Baca juga: Java Jazz Festival 2019 Suguhkan Nuansa Broadway dan Motown



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X