Boyzone Minta "British Sound" dalam Riders Mereka

Kompas.com - 06/03/2019, 20:29 WIB
Grup musik Boyzone yang terdiri dari Keith Duffy, Michael Graham, Ronan Keating, dan Shane Lynch mengobati kerinduan pengemarnya dalam konser A Night of Reunion, Boyzone: Back Again No Matter What, di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (22/5/2015). Boyband asal Inggris yang terkenal pada era 90an tersebut, hadir kembali setelah 18 tahun yang lalu yaitu pada 1997 pernah menggelar konser di Jakarta. Kali ini mereka membawakan kembali lagu-lagu hits mereka, antara lain Love Me For A Reason, Pictures of You, dan Baby Can I Hold You. KOMPAS/LASTI KURNIAGrup musik Boyzone yang terdiri dari Keith Duffy, Michael Graham, Ronan Keating, dan Shane Lynch mengobati kerinduan pengemarnya dalam konser A Night of Reunion, Boyzone: Back Again No Matter What, di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (22/5/2015). Boyband asal Inggris yang terkenal pada era 90an tersebut, hadir kembali setelah 18 tahun yang lalu yaitu pada 1997 pernah menggelar konser di Jakarta. Kali ini mereka membawakan kembali lagu-lagu hits mereka, antara lain Love Me For A Reason, Pictures of You, dan Baby Can I Hold You.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Boyband asal Irlandia Boyzone siap tampil dalam konser perpisahan di Jakarta, pada 24 Maret 2019 mendatang. 

Dalam konser spesial tersebut, Boyzone mengajukan beberapa riders kepada pihak promotor untuk membuat penampilannya semakin terasa spesial.

Salah satu permintaan boyband yang beranggotakan Keith Duffy, Mikey Graham, Ronan Keating, dan Shane Lynch ini adalah soal karakter sound yang ada di panggung.

"Permintaan dari mereka riders-nya soal sound mereka minta Martin Audio dari UK (Inggris). Di mixer-nya dia juga minta dari UK. mereka pengin British sound gitu untuk audio," ucap Rendy perwakilan SuperSonic selaku official partner production dalam jumpa pers konser Boyzone di DoubleTree by Hilton, kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (6/3/2019).

Baca juga: Konser di Jakarta, Boyzone Akan Bikin Tribute untuk Stephen Gately

Menurut Rendy, permintaan soal karakter sound di panggung tersebut lantaran Boyzone sangat dekat dengan budaya musik Britania Raya yang telah membesarkan nama mereka.

"Mereka besar dan banyak pengaruh dari British soal musik, kan Irlandia sama Inggris berdekatan, makanya karakter suara soundnya mereka enggak mau hilang," ujar Rendy.

Sementara untuk tata panggung, Rendy mengatakan bahwa tak ada permintaan yang menyulitkan kecuali soal ukuran agar bisa menunjang konsep panggung yang diinginkan Boyzone.

"Desain panggung ada full LED, terus tata cahaya akan menambahkan ornamen pixel effects, panggungnya lebih mirip dengan konser di Wembley, UK (United Kingdom)," ucap Rendy.

"Untuk konsep visualisasi nanti hanya minta menggunakan LED dan itu cukup besar, ukuran 10 x 5 meter di center, dan di kiri dan kanan ukuran 6 x 5 meter," sambungnya.

Sementara, Rendy menambahkan bahwa nantinya Boyzone tak akan menggunakan band pengiring sama sekali.

Semua lagu milik Boyzone, kata Rendy, nantinya akan dibawakan melalui alunan musik yang telah direkam sebelumnya.

"Enggak ada (band pengiring), dia sistemnya live record. Tapi sound-nya akan tetap terasa live," katanya.

Baca juga: Isyana Sarasvati Sudah Komunikasi dengan Boyzone untuk Siapkan Kejutan di Jakarta

 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Budaya
Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Seleb
Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Musik
Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

BrandzView
Profil Han Suk Kyu, Pemeran Teacher Kim di Drama Dr Romantic 2

Profil Han Suk Kyu, Pemeran Teacher Kim di Drama Dr Romantic 2

Seleb
Profil Lee Sung Kyung, Pemeran Cha Eun Jae di Drama Dr Romantic 2

Profil Lee Sung Kyung, Pemeran Cha Eun Jae di Drama Dr Romantic 2

Seleb
Profil Erwin Gutawa, Komponis Ternama Mantan Artis Cilik

Profil Erwin Gutawa, Komponis Ternama Mantan Artis Cilik

Seleb
komentar di artikel lainnya
Close Ads X