Jay-Z, dari Pengedar Narkoba Kini Jadi Miliarder Hip Hop Pertama

Kompas.com - 04/06/2019, 08:16 WIB
Artis musik Jay-Z tampil di panggung SOMETHING IN THE WATER di Virginia Beach City, pada 27 April 2019. Craig Barritt/Getty Images for Something in the Water/AFPArtis musik Jay-Z tampil di panggung SOMETHING IN THE WATER di Virginia Beach City, pada 27 April 2019.
Editor Kistyarini

KOMPAS.com - Artis hip hop Jay-Z pernah mengatakan dalam salah satu rapnya, "Saya bukan pebisnis, saya adalah bisnis".

Ternyata ia tidak hanya omong besar. Pria bernama asli Shawn Corey Carter itu telah omongannya.

Jay-Z bukan sekadar artis musik, tetapi dia juga fashion trendsetter, raja layanan streaming musik, serta pemilik manajemen olahraga.

Menurut Forbes, semua itu menjadikan suami Beyonce itu seorang miliarder. Forbes menyatakan Jay-Z adalah miliarder pertama di dunia hip hop.

Jay-Z tercatat memiliki saham senilai 70 juta dollar AS atau sekitar Rp 985 miliar di Uber. Koleksi seninya ditaksir bernilai 70 juta dollar AS). Sementara itu properti dan katalog musiknya diperkirakan bernilai 50 juta dollar AS (Rp 703 miliar).

Selain itu ia memiliki bisnis antara lain layanan streaming musik Tidal serta Roc Nation, sebuah perusahaan manajemen olahraga.

Perjalanan hidup pria yang sering disebut Mr Beyonce Knowles itu sangat mengesankan. Ia besar di sebuah lingkungan yang keras. Ia pernah menjadi pengedar narkotika.

Ia kemudian meniti karier di dunia musik sampai berhasil mendirikan label sendiri, Roc-A-Fella Records, untuk merilis album debutnya pada 1996, Reasonable Doubt.

Pencapaiannya di bidang musik pun tak terbendung. Ia memiliki 14 album yang berhasil menduduki peringkat 1 Billboard 200 serta 22 Grammy Awards.

Alih-alih mempromosikan produk orang lain, Jay-Z memilih untuk membangun merek sendiri.

Ia mendirikan lini busana Rocawear pada 1999. Namun ia menjualnya ke Iconix pada 2007 sebesar 204 juta dollar AS atau sekitar Rp 2,87 triliun.

Baca juga: Beyonce dan Jay-Z Rilis Album Kolaborasi

Menurut orang dekatnya, Kasseem Dean atau yang lebih dikenal sebagai Swizz Beatz, Jay-Z adalah sosok yang bisa diteladani.

"Dia bukan sekadar hip hop, tetapi cetak biru bagi generasi kita," kata produser musik yang menggarap sejumlah lagu hits Jay-Z itu.

"Penampilan Jay-Z seperti kita, ia berbicara seperti kita, mencintai kita. Tetapi ia berhasil mewujudkan sesuatu yang selama ini kita anggap di atas kita," kata Swizz Beats.

"Kalau dia sekarang menjadi seorang miliuner, bayangkan bagaimana dia nanti. Sebab, sekarang dia baru mulai," lanjut suami Alicia Keys itu.

Baca juga: Beyonce dan Jay-Z Beri Tiket Konser Gratis Seumur Hidup untuk Penggemar yang Vegetarian

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Forbes
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Budaya
Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Seleb
Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Musik
Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

BrandzView
Profil Han Suk Kyu, Pemeran Teacher Kim di Drama Dr Romantic 2

Profil Han Suk Kyu, Pemeran Teacher Kim di Drama Dr Romantic 2

Seleb
Profil Lee Sung Kyung, Pemeran Cha Eun Jae di Drama Dr Romantic 2

Profil Lee Sung Kyung, Pemeran Cha Eun Jae di Drama Dr Romantic 2

Seleb
Profil Erwin Gutawa, Komponis Ternama Mantan Artis Cilik

Profil Erwin Gutawa, Komponis Ternama Mantan Artis Cilik

Seleb
komentar di artikel lainnya
Close Ads X