Ilustrator Indonesia Menang Lomba "Fan-Art" Film Spider-Man, Ini Kisahnya

Kompas.com - 24/06/2019, 14:49 WIB
Ilustrator Indonesia, Adhitya Zulkarnaen atau yang lebih dikenal di medsos dengan AdhityaZul, berhasil memenangi kontes Fan Art desain poster film Spider-Man: Far From Home. Dokumentasi PribadiIlustrator Indonesia, Adhitya Zulkarnaen atau yang lebih dikenal di medsos dengan AdhityaZul, berhasil memenangi kontes Fan Art desain poster film Spider-Man: Far From Home.

Adhitya menjelaskan bahwa dirinya membuat dan mengirim preview karya dengan resolusi 1.600 x 1.200 piksel 72 dpi (dot per inch). Ketika ia diumumkan sebagai pemanang, Adhitya mengirimkan karya dengan resolusi 3.508 x 4961 piksel 300 dpi.

Baca juga: Komikus Indonesia Bikin Desain Wayang Venom...

Karya Adhitya ini menampilkan Spider-Man dan Mysterio yang dikonsep dengan tema Art Nouveau dan dilengkapi dengan latar belakang Big Ben di Kota London, Inggris. Ini sesuai latar belakang film yang mengisahkan Peter Parker sedang studi wisata ke Eropa.

Dalam proses pembuatan, Adhitya menggarap karya ini membutuhkan dalam waktu lima hari yang dicicil sembari mengerjakan garapan dari klien.

Untuk proses pengerjaan karya, ia mengaku menggunakan proses pada umumnya, seperti memikirkan ide selama dua hari. Untuk proses sketching, lining hingga finishing di software komputer membutuhkan waktu tiga hari.

"Yang lumayan susah sebenarnya pikir idenya. Gimana caranya bikin artwork yang feel superhero dan (setting) Eropanya terasa, apalagi saingannya ribuan orang dari seluruh dunia," ujar Adhitya.

Pemenang kontes

Karya Adhitya yang dinobatkan sebagai pemenang dalam kontes fan-art untuk film Spider-Man: Far from Home ramai dibicarakan di media sosial Twitter.

Mengetahui hal itu, Adhitya mengungkapkan bahwa dirinya pertama kali tahu sebagai pemenang dari akun resmi Instagram Spider-Man: Far from Home, @spidermanmovie yang diunggah pada Sabtu (22/6/2019).

"Senang sih karena Spider-Man ini salah satu film yang saya tunggu dan kebetulan saya suka dengan karakternya," ujar Adhitya.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 

We are pleased as punch to introduce the winners of the #SpiderManFarFromHome @Talenthouse fan art competition. ????????????

Sebuah kiriman dibagikan oleh Spider-Man: Far From Home (@spidermanmovie) pada 22 Jun 2019 jam 9:57 PDT

Adhitya mengaku, dua hari sebelum hari pengumuman pemenang, ia telah dihubungi secara internal untuk tanda tangan persetujuan dan berkas lainnya.

"Untuk hadiahnya, uang senilai 2.000 dollar AS atau sekitar Rp 28,3 juta, dipromosikan oleh pihak Columbia Tri Star bagi digital marketing, TV, media cetak, dan merchandise," ujar Adhitya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X