Steve Emmanuel Deg-degan Hadapi Vonis

Kompas.com - 24/06/2019, 19:07 WIB
Artis peran Steve Emmanuel bersama kuasa hukumnya dalam sidang lanjutan kasus dugaan penyalahgunaan narkoba di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Slipi, Senin (24/6/2019). KOMPAS.com/ANDIKA ADITIAArtis peran Steve Emmanuel bersama kuasa hukumnya dalam sidang lanjutan kasus dugaan penyalahgunaan narkoba di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Slipi, Senin (24/6/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Terdakwa kasus dugaan penyalahgunaan narkoba Steve Emmanuel mengaku merasa was-was jelang vonis kasus hukum yang kini ia jalani.

Hal itu ia sampaikan usai menjalani sidang lanjutan beragendakan pledoi di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Slipi, Senin (24/6/2019).

"Deg-degan sih pasti. Mungkin yang kita lakukan adalah banyak berdoa supaya kita bisa memaafkan orang yang sudah lakukan ini," ucap Steve.

Pria berusia 35 tahun ini mengatakan, bahwa kasus hukum yang menjeratnya saat ini lantaran ulah seseorang yang memiliki perselisihan dengannya.

Baca juga: Steve Emmanuel Minta Nama Baiknya Dipulihkan Saat Bacakan Pledoi di Persidangan

"Kita juga sudah tahu orangnya siapa dan pangkatnya dari urusan yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan narkoba," ucapnya.

"Jadi sangat disayangkan, tidak perlu ada hal seperti ini karena semua masalah bisa diselesaikan," sambungnya.

Sebelumnya, Steve didakwa pasal 112 ayat (2) Undang Undang RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Atas dakwaan itu, Steve dituntut pidana 13 tahun penjara dan denda sebesar Rp 1 miliar, subsider enam bulan penjara.

Baca juga: Steve Emmanuel Mengaku Pakai Narkoba karena Hidup di Bawah Tekanan

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X