Dunia Warna-warni Para Penyandang Autisme di Bentara Budaya Jakarta

Kompas.com - 03/07/2019, 14:35 WIB
Pameran Seni Rupa Karya Individu Penyandang Autisme: Warna-warni Duniaku dibuka di Bentara Budaya Jakarta pada Kamis, 4 Juli 2019. Dok Bentara Budaya JakartaPameran Seni Rupa Karya Individu Penyandang Autisme: Warna-warni Duniaku dibuka di Bentara Budaya Jakarta pada Kamis, 4 Juli 2019.
Penulis Ati Kamil
|
Editor Ati Kamil

JAKARTA, KOMPAS.com -- Pameran Seni Rupa Karya Individu Penyandang Autisme: Warna-warni Duniaku akan diselenggarakan untuk umum di Bentara Budaya Jakarta.

Pameran yang diadakan atas kerja sama Yayasan Autisma Indonesia (YAI) dengan Bentara Budaya Jakarta tersebut akan diresmikan pada Kamis (4/7/2019) pukul 16.30 WIB.

Setelah itu, pameran tersebut akan diselenggarakan untuk umum pada 5-13 Juli 2019 pukul 10.00-18.00 WIB.

Baca juga: Pameran Seni Rupa Orak-arik di Solo

Dalam pameran itu akan ditampilkan 86 karya dari 53 individu autistik atau penyandang autisme.

Warna-warni Duniaku merupakan bagian dari program Bentara Peduli, yang diselenggarakan untuk berbagi ruang bersama para pelaku seni yang memerlukan dukungan khusus, tak terkecuali individu-individu autistik.

Di samping pameran, akan diadakan pula beberapa kegiatan terkait.  

Baca juga: 80 Tahun Oei Hong Djien (OHD) Dirayakan dengan Pameran Seni Rupa

Pada Sabtu (6/7/2019) mulai pukul 10.00 WIB di Bentara Budaya Jakarta akan dilangsungkan workshop menggambar untuk individu autistik dan diskusi mengenai art therapy dan autisme.

Para peserta workshop tersebut akan diajari teknik menggambar dengan oil pastel. Luthfie Ayu, alumnus Universitas Negeri Jakarta yang juga praktisi pendidikan seni untuk individu autistik, akan menjadi tutornya.

Komunitas Bentara Muda akan menjadi fasilitator dalam workshop itu.

Baca juga: Pameran Lukisan Cat Air di BBJ

Selain itu, pada Sabtu (6/7/2019) mulai pukul 14.00 WIB akan ada diskusi Peranan Art Therapy dalam Perkembangan Individu Autistik untuk Mengekspresikan Dirinya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X