Pihak Sekolah Bantah Anak Nunung Mengalami Bullying

Kompas.com - 23/07/2019, 12:40 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Beberapa waktu lalu beredar pemberitaan bahwa anak komedian Nunung yang duduk di bangku sekolah dasar mendapat bullying atau perundungan dari teman-teman sekolahnya.

Bullying itu disebut menimpa sang anak setelah Nunung bersama suaminya ditangkap oleh polisi pada Jumat (19/7/2019) karena memiliki dan mengonsumsi narkoba jenis sabu.

Kepala Sekolah tempat anak Nunung bersekolah, Syamsuddin, membantah adanya peristiwa bullying yang menimpa anak didiknya, khususnya anak Nunung di sekolah.

"Kami sampaikan bahwa sekolah kami tidak ada bullying sama sekali dan itu tidak layak diberitakan di media," kata Syamsudin dalam jumpa pers di Gedung Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (23/7/2019).

Baca juga: Bisa Berhenti Narkoba Puluhan Tahun, Mengapa Nunung Kembali Tergoda?

Syamsuddin berujar, tidak ada bullying yang menimpa anak Nunung pada hari Sabtu (20/7/2019) di sekolah seperti pemberitaan.

Sebab kegiatan sekolah pada hari Sabtu tidak ada. Aktivitas kegiatan sekolah hanya pada Senin hingga Jumat.

"Pada kenyataannya itu tidak ada proses belajar mengajar hari Sabtu di sekolah kami. Jadi kami sayangkan sekali bahwa ada (pemberitaan) bullying di sekolah kami," kata Syamduddin.

Syamsuddin mengatakan, sejak Senin (15/7/2019) hingga Jumat (19/7/2019), anak Nunung yang duduk di bangku kelas tiga tersebut belajar normal dan tidak mengalami gangguan bulian.

Baca juga: Nunung Akhirnya Klarifikasi soal 20 Tahun Pakai Narkoba

Bahkan, lanjut dia, sejak Senin (22/7/2019) sampai Selasa ini, anak Nunung beraktivitas seperti biasanya.

"Jadi ananda dari putri N ini masih sekolah dan penuh dengan keceriaan. Tidak ada beban sama sekali," ujarnya.

Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Rita Pranawati menyambut baik langkah pihak sekolah yang mengklarifikasi permasalahan tersebut kepada KPAI.

Menurut dia, KPAI selalu konsen terhadap isu kekerasan ataupun bullying terhadap anak-anak.

"Anak-anak ini harus tumbuh sesuai dengan usia tumbuh kembang. KPAI dengan sekolah bersepakat akan berkoordinasi menyelesaikan kasus dan bisa diselesaikan dengan pendampingan," kata Rita.

Baca juga: Keluarga Bantah Anak Nunung Dibuli karena Kasus Narkoba Ibunda

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.