3 Sutradara Ternama Blak-blakan Bicara soal Aktor Laga Indonesia

Kompas.com - 31/07/2019, 09:15 WIB
Artis peran Joe Taslim membintangi film Hit & Run. Screenplay FilmsArtis peran Joe Taslim membintangi film Hit & Run.

Sutradara film Angga Dwimas Sasongko juga ikut berkomentar tentang perkembangan film laga di Indonesia yang semakin bergairah.

Menurut Angga, para pegiat film Tanah Air terus berkembang lantaran banyak dari mereka yang mulai berani memproduksi film-film action, demi memuaskan mata para penonton.

"Kami melihatnya bahwa sineas kita berkembang, penonton kita minta hal yang lebih," kata Angga kepada Kompas.com dalam sebuah wawancara ekslusif di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (26/6/2019).

Tak hanya sampai di situ, film laga pun sudah menjadi 'kendaraan' bagi industri film Indonesia untuk menembus pasar dunia. Sebut saja Iko, Joe, Cecep, dan Yayan yang sudah unjuk gigi dalam film-film Hollywood.

Kata Angga, mereka menjadi bukti nyata, bahwa kualitas anak bangsa di kancah internasional tak bisa dipandang sebelah mata lagi.

"Kalau saya melihat kesuksesan Iko, Joe, Kang Yayan, Kang Cecep adalah sebuah bukti bahwa talenta-talenta kita enggak kalah sama talenta yang ada di seluruh dunia," ucap Angga.

"Bahwa Hollywood adalah benchmark industri yang paling sophisticated, jadi setiap talent yang masuk ke sana pasti butuh kualifikasi yang tinggi. Dan itu menunjukkan bahwa kita mampu," lanjut bapak satu anak itu.

Baca juga: Angga Dwimas Sasongko Tak Mau Buru-buru dalam Penggarapan Film NKCTHI

Angga berharap, keberhasilan Iko dan kawan-kawan memberikan refleksi kepada aktor-aktor lain, agar mereka terlebih dahulu memberikan yang terbaik bagi perfilman Indonesia, sebelum bertarung di industri film dunia.

"Dan harusnya kesuksesan Iko, Joe bisa jadi motivasi buat yang lain, bahwa yang terpenting adalah jadi yang terbaik dulu di sini, baru berpikir ke luar. Jangan di sini belum apa-apa, udah berpikir keluar, nanti kerjaannya bohong," imbuh Angga.

Tak hanya para aktor, Angga menilai produser dan sutradara pun wajib memberikan kesempatan kepada para aktor lain untuk mengembangkan diri mereka dalam genre laga.

Tujuannya, agar lahir generasi baru yang bisa meneruskan jejak Iko dan kawan-kawan.

Baca juga: Bromance Jefri Nichol dan Joe Taslim, Kompak Berantas Narkoba di Film

"Sebagai produser ya memberikan kesempatan kepada talenta-talenta baru untuk melakukan hal-hal baru. Kalau misalnya ada adegan laga, ya, toh Iko, Joe, Kang Yayan, dan Kang Cecep juga jadwalnya padat luar biasa, kan. Jadi memang kita perlu berani ambil risiko ke talenta-talenta baru," katanya.

Angga rupanya telah melakukan hal itu terlebih dahulu ketika menggarap film laga kolosal Wiro Sableng 212 yang dibintangi oleh Vino G Bastian. 

Saat itu, Angga menemukan Aghniny Haque, seorang atlet taekwondo yang langsung terjun memerankan Rara Murni.

"Kayak kemarin saya ketemu Aghniny Haque, mantan atlet taekwondo, waktu di-casting ternyata bisa akting. Ya, sudah kita coba dan sekarang anaknya kariernya cukup berkembang," ujar Angga.

Baca juga: 7 Karakter Wanita dalam Wiro Sableng yang Mencuri Perhatian

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X