Masa Penahanan Diperpanjang, Rey Utami Masih Berharap Jadi Tahanan Kota

Kompas.com - 02/08/2019, 22:16 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Masa tahanan tersangka pencemaran nama baik, Rey Utami diperpanjang menjadi 40 hari.

Meski demikian, tim kuasa hukum Rey tetap akan mengajukan penangguhan penahanan.

"Belum dikabulkan, kan masih ada 40 hari, masih ada seminggu, dua minggu. Kita masih berupaya terus," kata kuasa hukum Rey Muhammad Burhanudin saat dihubungik Kompas.com, Jumat (2/8/2019).

Pihaknya juga tetap berharap pengajuan penangguhan penahanan itu dikabulkan karena pertimbangan Rey masih memiliki anak balita.

"Berharap ada kewenangan penyidik untuk penangguhan Rey, yang utamanya Rey Utami," ujar Burhanudin.

Terlebih beberapa waktu lalu Rey juga telah mengirimkan surat permintaan maaf dari dalam tahanan untuk Fairuz.

"Mereka sudah minta maaf, ya sambil beharap semoga dalam waktu dekat. Ada kebijakan dari penyidik untuk menangguhkan penahanan, terutama untuk Rey karena ada anaknya," kata Burhanudin lagi.

Rey Utami juga mengungkap harapannya mendapat penangguhan penahanan atau menjadi tahanan kota dalam surat permintaan maafnya kepada Fairuz.

Ia beralasan memiliki anak kecil yang masih membutuhkan perhatian dari orangtua, khususnya ibu.

"Sehubungan dengan penahanan yang saya jalani saat ini, di mana saya masih memiliki seorang anak yang masih berumur satu tahun, yang masih membutuhkan kasih sayang dan perawatan seorang ibu," kata Rey.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.