Rey Utami dan Pablo Benua Sayangkan Perpanjangan Masa Tahanan

Kompas.com - 02/08/2019, 21:43 WIB
Farhat Abbas, Pablo Benua dan Rey Utami saat ditemui di Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Selasa (2/7/2019). KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNG Farhat Abbas, Pablo Benua dan Rey Utami saat ditemui di Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Selasa (2/7/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kuasa hukum Rey Utami dan Pablo Benua, Muhammad Burhanudin menyayangkan penambahan penahanan 20 hari menjadi 40 hari.

"Ya saya menyayangkan sih, karena sebenarnya kan pelapornya Fairuz. Dia kan merasa dicemarkan namanya," kata Burhanudin kepada Kompas.com, Jumat (2/8/2019).

Burhanudin menambahkan, jika Fairuz merasa namanya dicemarkan, harusnya kliennya hanya dikenai satu pasal saja.

"Kalau merasa dicemarkan nama baiknya itu kan pasal 27 ayat 3 UU ITE. Nah kalau dia pakai ayat 3 otomatis kan ancamannya cuma empat tahun," kata Burhanudin.

Menurut Burhanudin, ancaman hukuman 4 tahun penjara sebenarnya tidak mengharuskan seorang tersangka ditahan.

"Cuman penyidik digabung sama ayat 1 yang asusilanya, nah asusila itu masuknya 6 tahun tahanan," imbuhnya.

"Itu yang buat adanya tahanan, kalau menuruti keinginan pelapor ya enggak ditahan, kan merasa dihina dan difitnah gitu," lanjutnya.

Sebelumnya Rey Utami berharap mendapat penangguhan penahanan atau menjadi tahanan kota.

Ia beralasan memiliki anak kecil yang masih membutuhkan perhatian dari orangtua, khususnya ibu.

Keinginan itu ia ungkap dalam sebuah surat permintaan maaf kepada Fairuz A Rafiq.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X