Astuti Ananta Toer: Berkali-kali Nonton Bumi Manusia, Saya Tetap Terharu

Kompas.com - 14/08/2019, 14:30 WIB
Putri sastrawan Pramoedya Ananta Toer, Astuti Ananta Toer saat menghadiri gala premiere film Bumi Manusia di XXI Empire, Yogyakarta, Selasa (13/8/2019) malam. KOMPAS.com/KURNIASARI AZIZAPutri sastrawan Pramoedya Ananta Toer, Astuti Ananta Toer saat menghadiri gala premiere film Bumi Manusia di XXI Empire, Yogyakarta, Selasa (13/8/2019) malam.

YOGYAKARTA,  KOMPAS.com - Putri sastrawan Pramoedya Ananta Toer, Astuti Ananta Toer mengaku sudah berkali-kali menonton film Bumi Manusia.

Film tersebut diadaptasi dari novel berjudul yang sama karya sang ayah.

"Saya sudah berkali-kali nonton (Bumi Manusia), tetapi tetap saja terharu," kata Astuti seusai menonton Bumi Manusia di XXI Empire, Yogyakarta, Selasa (13/8/2019) malam.

Baca juga: Asa Putri Pramoedya, Astuti Toer, untuk Film Bumi Manusia

Hal-hal yang membuatnya terharu adalah ketika ia melihat kembali kata-kata Pramoedya yang disampaikan di film. 

Astuti mengatakan, kalimat yang diciptakan Pramoedya sudah terpatri, terutama di benak para penggemar karya sastra sang ayah.

"Kata-kata antara kepergian Annelies dan adegan terakhir yang saya anggap bagus," ujarnya.

Baca juga: Hanung Bramantyo: Target Saya Film Bumi Manusia Tak Cederai Novelnya...

Ia mengaku puas dengan film yang digarap sutaradara Hanung Bramantyo tersebut.

Menurut dia, tidak ada hal yang menyimpang antara cerita di novel dengan yang diangkat ke layar lebar.

"Kalau memang ada adegan ciuman itu memang harus ada, karena filmnya Pram kan seperti narasi. Kalau kita melihat begitu saja, kan, bosan," ujar Astuti.

Baca juga: Sri Sultan HB X Maknai Nilai-nilai dalam Film Bumi Manusia

Film Bumi Manusia mengisahkan tentang Minke (Iqbaal Ramadhan), anak pribumi yang diperbolehkan bersekolah di HBS. HBS merupakan sekolah khusus untuk orang-orang Eropa, khususnya Belanda.

Sedangkan, orang-orang Indonesia yang boleh bersekolah di HBS hanyalah mereka yang berasal dari kalangan ningrat atau pejabat.

Namun, Minke diperbolehkan bersekolah di HBS karena kemampuan hebatnya dalam menulis. Meski bukan dari golongan ningrat atau pejabat, Minke memiliki pemikiran yang revolusioner.

Baca juga: Pujian untuk Bumi Manusia dan Puncak Karier Hanung Bramantyo

Hal itu membuatnya tidak disegani oleh teman-teman Belandanya. Pada suatu hari, Minke jatuh hati kepada anak Nyai Ontosoroh (Sha Ine Febriyanti), Annelies (Mawar Eva de Jongh).

Nyai Ontosoroh yang merupakan istri simpanan seorang Belanda bernama Mellema. Statusnya sebagai istri simpanan membuat Nyai Ontosoroh dikucilkan dan dianggap perempuan tidak terhormat oleh masyarakat.

Namun, hal itu tidak membuat Nyai Ontosoroh bungkam. Ia terus melawan cemoohan dan pandangan buruk dari masyarakat.

Baca juga: Premiere Bumi Manusia, Penonton: Kok Iqbaal Enggak Datang Tho, Mbak?

Pemain ini dibintangi oleh Iqbaal Ramadhan, Mawar de Jongh, Sha Ine Febriyanti, Donny Damara, Ayu Laksmi, dan masih banyak lainnya.

Film Bumi Manusia akan tayang di jaringan bioskop Indonesia pada 15 Agustus 2019.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X