Museum Bumi Manusia, Buah Kegelisahan Hanung Bramantyo

Kompas.com - 19/08/2019, 10:00 WIB
Set pedesaan dan rumah yang digunakan untuk keperluan syuting Bumi Manusia di Desa Gamplong, Yogyakarta. Saat ini, studio tersebut sudah dibuka untuk umum dan dijadikan lokasi wisata. Foto diambil Selasa (13/8/2019). KOMPAS.com/KURNIA SARI AZIZASet pedesaan dan rumah yang digunakan untuk keperluan syuting Bumi Manusia di Desa Gamplong, Yogyakarta. Saat ini, studio tersebut sudah dibuka untuk umum dan dijadikan lokasi wisata. Foto diambil Selasa (13/8/2019).

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Untuk mengenang karya sastrawan Pramoedya Ananta Toer, Museum Bumi Manusia dibangun di kawasan Studio Alam Gamplong, Desa Gamplong, Moyudan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. 

Lokasi yang dijadikan museum tersebut merupakan setting rumah Nyai Ontosoroh, ibunda Annelies, dalam film Bumi Manusia.

Ada aturan bagi warga yang ingin mengunjungi Museum Bumi Manusia.

Baca juga: Perjalanan Tokoh Bumi Manusia, dari Tirto, Minke hingga Iqbaal Ramadhan

Pengunjung dibatasi 10 orang tiap 30 menit untuk masuk ke dalam rumah dua lantai tersebut.

Pihak pengelola mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan yang tidak diinginkan ke depannya.

Rumah dua lantai tempat Minke dan Annelies pertama kali bertemu itu memang terlihat tidak kuat menahan orang banyak yang masuk bersamaan.

Baca juga: Review: Bumi Manusia, Pembuktian Iqbaal Ramadhan dan Hanung Bramantyo

Di dalamnya terdapat ruang makan tempat jamuan Nyai Ontosoroh dan keluarga, kamar Annelies, lengkap dengan barang antiknya. 

Kemudian di bagian luar juga ada pendopo serta kereta kuda yang biasa mengantarkan Nyai Ontosoroh, Minke, dan Annelies. 

Set pendopo dalam film Bumi Manusia. Pendopo ini juga termasuk di dalam Museum Bumi Manusia, Desa Gamplong, Yogyakarta. Dokumentasi Falcon Pictures Set pendopo dalam film Bumi Manusia. Pendopo ini juga termasuk di dalam Museum Bumi Manusia, Desa Gamplong, Yogyakarta.
Sutradara film Bumi Manusia Hanung Bramantyo mengatakan, Museum Bumi Manusia dapat dipergunakan untuk para penggemar karya Pramoedya Ananta Toer berkumpul.

"Tidak ada komersialisasi di sini. Masuknya sebagaimana museum akan membayar, semata-mata untuk perawatan," kata Hanung saat peresmian Museum Bumi Manusia di Yogyakarta, Selasa (13/8/2019). 

Baca juga: Sinopsis Film Bumi Manusia yang Tayang Hari Ini

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X