Ibunda Kriss Hatta Pinjam Uang Sana Sini demi Perdamaian

Kompas.com - 08/10/2019, 19:53 WIB
Kriss Hatta (kanan) diserahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan oleh polisi di Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Kamis (19/9/2019). KOMPAS.com/ANDIKA ADITIAKriss Hatta (kanan) diserahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan oleh polisi di Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Kamis (19/9/2019).
|
Editor Kistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Ibunda Kriss Hatta, Tutty Suratinah, rela mencari pinjaman ke mana-mada demi membayar uang kompensasi sebagai upaya perdamaian yang diajukan Antony Hillenaar, pelapor sekaligus korban penganiayaan Kriss.

Perempuan yang akrab disapa Ana itu mengaku meminjam ke banyak orang hingga mencapai Rp 150 juta.

"Mama minjam uang saja sana, sini," ujar Ana saat ditemui di LP Cipinang, Jakarta Timur, Selasa (8/10/2019).

Bahkan, agar Kriss Hatta dapat bebas dari jeratan hukum, Ana rela mengesampingkan gengsi dengan meminjam uang ke teman-teman anaknya.

"Ini mamanya meminjam ya jujur sama teman-teman Kriss Hatta," ungkap Ana.

Karena itu ia sangat kecewa karena upaya perdamaian yang menghabiskan banyak uang ternyata tidak menghentikan proses hukum Kriss Hatta.

Baca juga: Kriss Hatta Jalani Sidang Perdana Besok, Kuasa Hukum: Padahal Sudah Berdamai

Menurut Ana, putranya juga menyayangkan hal tersebut.

"Kriss bukan menyalahkan Mamanya. Gini aja, namanya kita perdamaian, uang juga sudah menyeberang (ke pihak lain) tapi dia tidak keluar. Paling dia (Kriss Hatta) curhatnya begitu," imbuh Ana.

Diketahui, Kriss Hatta akan menjalani sidang perdana kasus dugaan penganiayaan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (9/10/2019) besok.

Baca juga: Berharap Sidang Perdana Kriss Hatta Berjalan Lancar, Ibunda Bawakan Petai

 

Sebelumnya, kasus ini berawal dari dugaan pemukulan yang dilakukan Kriss Hatta kepada Antony Hillenaar yang berujung pada laporan polisi, pada 6 April 2019 lalu.

Meski keduanya telah berdamai pada 8 Agustus 2019 lalu, kasus hukum ini tetap dilanjutkan oleh pihak kepolisian karena termasuk dalam kategori delik murni atau umum.

Setelah ditangkap pada 24 Juli 2019 lalu, dan ditahan sekitar 70 hari, Kriss akan segera menjalani persidangan.

Baca juga: Ibu Kriss Hatta: Sudah Damai di Tempat Mewah, Kasus Hukum Malah Dilanjutkan

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X