Ibu Kriss Hatta: Sudah Damai di Tempat Mewah, Kasus Hukum Malah Dilanjutkan

Kompas.com - 08/10/2019, 18:02 WIB
Ibunda Kriss Hatta Tutty Suratinah didampingi tim kuasa hukum di LP Cipinang, Jakarta Timur, Selasa (8/10/2019). KOMPAS.com/ANDIKA ADITIAIbunda Kriss Hatta Tutty Suratinah didampingi tim kuasa hukum di LP Cipinang, Jakarta Timur, Selasa (8/10/2019).
|
Editor Kistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Ibunda Kriss Hatta Tutty Suratinah kecewa dengan kasus dugaan penganiayaan yang menjerat anaknya.

Perempuan yang akrab disapa Ana ini kecewa Kriss dan Antony Hillenaar sudah sepakat berdamai, namun kasus hukumnya malah tetap dilanjutkan.

"Kalau dari Mama kecewa benar, kecewanya banget-banget. Perdamaian dengan bergaya di Hotel Borobudur tapi (kasus hukum) anaknya diperpanjang," ucap Ana usai menjenguk Kriss Hatta di LP Cipinang, Selasa (8/10/2019).

Hal itu membuat Ana bingung lantaran tak mendapat kepastian hukum atas upaya yang telah ia lakukan demi membebaskan anaknya.

"Perdamaian tanggal 8 Agustus 2019, (masa tahanan) diperpanjang tanggal 9 Agustus 2019. Coba media bisa lihat sendiri. Ini jadi mamanya kecewa iya, bingung iya, jadi satu," ucap Ana.

Lantaran hal itu, Ana menganggap semua upaya perdamaian yang ia tempuh menjadi sia-sia. Apalagi perdamaian itu ia lakukan di tempat yang terbilang mewah.

Baca juga: Babak Baru Kasus Penganiayaan Kriss Hatta

 

"Percuma makanya (damai), Mamanya bilang gaya namanya itu kan, gaya perdamaian di hotel Borobudur contohlah, itu namanya perdamaian apa. Yang Mama kecewakan yang Mama sayangkan itu aja sih," ucapnya.

Karena sudah telanjur basah, Ana saat ini hanya berfokus untuk mendampingi anaknya yang akan menjalani sidang perdana kasus dugaan penganiayaan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (8/10/2019) besok.

Baca juga: Kriss Hatta Jalani Sidang Perdana Besok, Kuasa Hukum: Padahal Sudah Berdamai

 

Sebelumnya, kasus ini berawal dari dugaan pemukulan yang dilakukan Kriss Hatta kepada Antony Hillenaar yang berujung pada laporan polisi, pada 6 April 2019 lalu.

Meski keduanya telah berdamai pada 8 Agustus 2019 lalu, kasus hukum ini tetap dilanjutkan oleh pihak kepolisian karena termasuk dalam kategori delik murni atau umum.

Setelah ditangkap pada 24 Juli 2019 lalu, dan ditahan sekitar 70 hari, Kriss akan segera menjalani persidangan.

Baca juga: Berharap Sidang Perdana Kriss Hatta Berjalan Lancar, Ibunda Bawakan Petai

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X