Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Kompas.com - 12/08/2020, 07:05 WIB
Coming Home with Leila Chudori bersama Robertus Robet DOK. LEILA S CHUDORIComing Home with Leila Chudori bersama Robertus Robet

Dalam jagat ini, mereka harus berkomunikasi dalam bahasa Newspeak untuk mengeliminasi cara berpikir yang kritis.

Jika sampai ada yang berani berpikir tak seragam, apalagi memberontak, mereka akan dikirim ke kamar 101 untuk menghadapi siksaan luar biasa.

Jagat Orwell beserta isinya, terminologi dan tokoh-tokohnya adalah sebuah sebuah dystopia yang sesungguhnya nyata.

Angka 1984 bukanlah sebuah angka ramalan, melainkan angka yang berlaku sepanjang masa, karena seperti yang diutarakan Robertus Robet dalam podcast "Coming Home with Leila Chudori" yang tayang Rabu pekan ini, betapapun kita mengupayakan demokrasi, justru karakternya untuk "membuka" dan "merangkul" apa pun termasuk elemen yang akan membunuhnya, membuatnya menjadi rapuh.

Pembahasan novel "Nineteen Eighty-Four" karya George Orwell ini bisa didengarkan di Spotify.

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.