Nia Dinata Cari Inspirasi dari Masyarakat Lokal - Kompas.com

Nia Dinata Cari Inspirasi dari Masyarakat Lokal

Sintia Astarina
Kompas.com - 08/08/2017, 16:43 WIB
Nia Dinata ketika berbincang soal perfilman di Kaffeine, The Foundry No. 8, SCBD, Jakarta Selatan, Selasa (8/8/2017).KOMPAS.com/SINTIA ASTARINA Nia Dinata ketika berbincang soal perfilman di Kaffeine, The Foundry No. 8, SCBD, Jakarta Selatan, Selasa (8/8/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Riset merupakan salah satu tahapan penting yang perlu dilakukan filmmaker dalam membuat suatu karya. Riset bisa dilakukan dengan cara menggali banyak informasi dari masyarakat lokal suatu daerah. Nyatanya, hal tersebut sering dilakukan oleh sineas Nia Dinata.

Ketika berbincang dengan Kompas.com di Kaffeine, The Foundry No. 8, SCBD, Jakarta Selatan, Selasa (8/8/2017), sutradara Janji Joni ini mengatakan bahwa dirinya baru saja pulang dari Alor, Nusa Tenggara Timur. Di sana, ia selalu menyempatkan waktu untuk berbincang dengan masyarakat lokal.

"Selalu. Aku paling doyan ngobrol. Jadi misalnya traveling ke all over Indonesia atau even outside Indonesia. Misalnya kita naik kapal, soalnya Indonesia kan archipelago, pasti saya ngobrol sama kapten kapalnya, sama ABK (Anak Buah Kapal)," kata Nia.

"Saya tanya mereka umur berapa, terus ternyata mereka dari 14 tahun udah bantuin bapaknya meng-operate kapal dan ternyata mereka lancar sekali melemparkan jangkar, yang gitu-gitu lho," sambungnya.

Nia merasa bahwa Indonesia kaya akan bahan cerita yang bisa digali. Cerita-cerita tersebutlah yang bisa memberikannya ide-ide baru untuk karya-karya selanjutnya.

"Saya nyangsang di pulau terpencil misalnya di Indonesia timur, saya pasti nanya, ada rumah sakit enggak? Ibu-ibunya kalau mau lahirin gimana? 'Oh kita pakai dukun beranak'. Anterin dong, pengin ngobrol sama dukun beranaknya. Kayak gitu-gitu. Soalnya aku paling seneng ngobrol sama local people," ujar wanita kelahiran Jakarta, 4 Maret 1969.

"Kalau posting di Instagram soal traveling bisa dapet ratusan ribu likes. Tapi jangan cuma ambil keindahan alam. Ngobrol sama orang lokal. Jadi kita tahu gimana filmmaker angkat ceritanya," tutupnya.

PenulisSintia Astarina
EditorIrfan Maullana

Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM