Gigi Bungsu Bikin Tika Ramlan Sering Sakit Kepala

Kompas.com - 08/05/2014, 11:36 WIB
Vokalis Tika Ramlan, yang selama ini dikenal sebagai salah satu dari dua personel duo T2, merilis album solo pertamanya, Lebih Baik, di Jakarta, Rabu (7/5/2014). KOMPAS.com/IRFAN MAULLANAVokalis Tika Ramlan, yang selama ini dikenal sebagai salah satu dari dua personel duo T2, merilis album solo pertamanya, Lebih Baik, di Jakarta, Rabu (7/5/2014).
|
EditorAti Kamil
JAKARTA, KOMPAS.com -- Vokalis Tika Ramlan (28) mengungkapkan, belum lama ini, dalam kira-kira sebulan, ia sering menderita sakit kepala yang mengganggu kegiatannya.

"Kerasanya pas umrah. Aku pikir ini sakit kepala karena masuk angin. Soalnya, di punggung aku keluar keringat dingin terus. Memang sudah sebulan aku sering pusing," cerita pemilik nama asli Kartika Yudia Ramlan ini dalam wawancara sehabis acara peluncuran album solo perdananya, Lebih Baik, di Jakarta, Rabu (7/5/2014).

Tika awalnya tak tahu penyebab sakit kepalanya sampai suatu hari ia memeriksakan giginya ke dokter.

"Tadinya, sempat mau cek kepala juga. Tapi, pas aku periksa ke dokter gigi, ternyata masih ada gigi bungsu yang mau numbuh. Aku iseng cek aja, pas di-rontgen itu ternyata ada gigi bungsu yang enggak bisa tumbuh, posisinya ada di dalam gusi belakang," tutur Tika.

Dokter menyarankan Tika untuk segera mencabut gigi bungsunya.

"Kalau enggak dicabut, bisa tembus ke syaraf. Jadi, harus dioperasi dan operasinya lumayan  lama, beberapa jam," kisahnya.

Benar saja, setelah gigi bungsunya dicabut, sakit kepalanya berangsur hilang.

"Pusing sudah hilang, tapi pipiku sakit, karena hari pertama habis operasi itu bengkak banget gusiku. Lumayan mengganggu juga, mulutku tadinya enggak bisa buka sama sekali," ceritanya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X