Apa yang Bikin Raisa "Ngegemesin" saat Tampil di Panggung?

Kompas.com - 27/11/2016, 08:12 WIB
Raisa dalam peluncuran album Handmade di Ciputra Artpreneur, Jakarta Selatan, Rabu (27/4/2016)  sore. KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENGRaisa dalam peluncuran album Handmade di Ciputra Artpreneur, Jakarta Selatan, Rabu (27/4/2016) sore.
|
EditorPalupi Annisa Auliani

Ia pertama kali dikenal pecinta musik Indonesia pada 2010 lewat lagu “Serba Salah”. Single ini kemudian membawanya tampil di berbagai panggung besar Tanah Air, seperti Java Jazz Festival 2011.

Setahun setelah mengeluarkan debut lagu tersebut, Raisa menelurkan album perdana "Self Titled". Karya ini langsung laris manis di pasaran dan hampir seluruh lagu di dalamnya sukses.

Berkat tembang “Apalah Arti Menunggu”, Raisa masuk dalam nominasi Penyanyi Wanita Terbaik di Anugerah Musik Indonesia (AMI) 2012.

Pada malam yang sama, ia membawa pulang dua piala lainnya, yaitu sebagai Penyanyi Pendatang Baru Terbaik dan pemilik Grafis Desain Album Terbaik.

Prestasi Yaya pun tak berhenti di sana. Ia terus berkembang sebagai penyanyi sekaligus musisi.

Di album keduanya "Heart to Heart", ia juga berperan sebagai produser dan pencipta lagu. "Let Me Be" dan "Teka-Teki" adalah dua tembang yang ia tulis sendiri.

"Kemampuan saya sudah berkembang... Kemampuan vokal saya (juga) sudah dewasa. Sebagai musisi, saya banyak belajar dari album pertama," tutur Raisa, seperti dilansir Kompas.com, Jumat (28/2/2104).

Usaha kerasnya mengerjakan album tersebut terbayar dengan memenangkan tiga penghargaan sekaligus di ajang Indonesian Choice Award 2014. Ia menyabet Female Singer of the Year, Album of the Year, dan Song of the Year untuk lagu "Pemeran Utama".

Tahun ini, Raisa semakin mengukuhkan posisinya sebagai musisi muda berbakat Tanah Air. Ia merilis album ketiga bertajuk Handmade.

Sembilan dari 11 lagu dalam album tersebut dia ciptakan sendiri. Dari album ini, Raisa mengaku mendalami banyak materi serta aransemen baru.

"Handmade jauh lebih memorable. Sudah tiga tahun penantian, jadi udah enggak sabar banget bawain album baru. Enggak sabar buat nunjukin pendewasan aja," tutur Raisa yang dikutip dari Kompas.com, Rabu (27/4/2016).

Halaman:
Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X