Mikha Tambayong: Antara Komedi dan Bahasa Jawa - Kompas.com

Mikha Tambayong: Antara Komedi dan Bahasa Jawa

Kompas.com - 28/01/2017, 09:59 WIB
KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENG Mikha Tambayong diabadikan disela fitting baju untuk film BPJS di butik Lenny Agustin, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (27/1/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran dan penyanyi Mikha Tambayong harus berhadapan dengan hal baru untuk perannya dalam film komedi Budget Pas-pasan Jiwa Sosialita (BPJS).

"Aku kan bukan komedian ya, cuma di film ini aku jadi kayak masuk ke situasi komedi aja, gitu," ujarnya dalam wawancara di butik Lenny Agustin di Jalan Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (27/1/2017).

Walaupun tidak untuk semua adegan, namun ada beberapa bagian di mana Mikha dituntut menciptakan kelucuan lewat situasi. Tantangannya, lanjut mantan kekasih Fero Walandouw ini, ia harus bisa berakting sealami mungkin.

"Aku ikut-ikutan adegan-adegan komedi juga he-he-he. Aku kan bukan komedian, tapi dituntut kayak bikin situasi komedi," ujarnya.

Di samping itu, Mikha juga harus belajar bahasa Jawa lantaran karakter Cindy yang ia perankan berasal dari Jawa Timur. Sementara Mikha yang lahir pada 15 September 1994, adalah keturunan Manado-Ambon.

[Baca: Karena "BPJS", Mikha Tambayong Berambisi Jadi Sosialita]

"Itu aku agak susah banget. Aku tiap reading ribet banget nyatet-nyatetin dalam bahasa Jawa Timurnya apa. Terus ngobrol pakai aksen Jawa Timur, masih berlatih sekarang. Aku tuh setiap situasi beda-beda ngomongnya. Ketemu temen (sosialita) beda, ketemu temen (kampung) beda," katanya.

"Itu dia sih tantangannya. Lumayan menguras energi harus bikin gimana scene-nya supaya lucunya alami plus harus ada aksen juga," tambah Mikha.

Film BPJS yang disutradarai oleh Adhe Dharmastya ini baru akan memulai proses shooting pada 7 Februari 2017 mendatang.

Selain Mikha, film ini juga menghadirkan artis komedi dan pembawa acara Desta, Ade Fitria Sechan, dan Jessica Auryn "eks-Cherrybelle".


EditorIrfan Maullana
Komentar
Close Ads X