Jeremy Thomas Lanjut Laporkan 8 Oknum Polisi ke Bareskrim Polri

Kompas.com - 17/07/2017, 15:13 WIB
|
EditorBestari Kumala Dewi

JAKARTA, KOMPAS.com -- Setelah mengadukan delapan oknum polisi terduga penganiaya putranya ke Divpropam Polri, artis peran Jeremy Thomas akan lanjut melaporkan mereka ke Bareskrim Polri.

"Abis ini ke Bareskrim Mabes Polri. Melaporkan kedelapan oknum tersebut," kata kuasa hukum Jeremy Thomas, Yanuar Bagus, di Sentra Pelayanan Propam Polri, Jakarta Selatan, Senin (17/7/2017).

Karena menurut dia, kejadian ini bukan hanya menyangkut etika profesi delapan oknum yang mengaku sebagai anggota kepolisian satuan narkoba Polres Bandara Soekarno-Hatta. Tetapi juga mereka melihat ada tindak pidana umum di dalamnya, karena terjadi penganiayaan.

"Siapa? ya kedelapan orang yang mengaku anggota kepolisian," ujar Yanuar.

Bukan hanya kedelapan oknum tersebut, Jeremy Thomas dan tim kuasa hukumnya juga sekaligus melaporkan pihak manajemen Hotel Kristal, Kemang, Jakarta Selatan, atas tuduhan konspirasi.

"Menyembunyikan. Orangtuanya nyari enggak bisa. Kedelapan orang yang mengaku anggota bekerja sama dengan siapa? Dengan seluruh manajemen hotel Kristal, karena dia mempersulit dan menutupi informasi. Padahal, orangtuanya menanyakan secara langsung," ucap Yanuar.

"Kami laporkan ke Jatanras Polda Metro. Pas Jatanras menanyakan ke satpam, tidak diberikan juga (informasi). Harus dari pihak kepolisian," tambahnya.

[Baca juga: Jeremy Thomas Ungkap Kronologi Penganiayaan yang Menimpa Putranya]

 

Diberitakan sebelumnya, putra Jeremy dianiaya oleh beberapa orang di salah satu kamar hotel di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (15/7/2017), sekitar pukul 19.30 hingga 22.30 WIB.

Axel diduga melakukan tindak penyalahgunaan narkoba. Jeremy menuturkan bahwa dari pengakuan putranya saat itu sekitar pukul 19.00 WIB, Axel mendapat telepon dari seorang temannya dan diminta datang ke Hotel Kristal. Kemang, Jakarta Selatan.

Axel yang posisinya tengah berada di daerah Cilandak, kemudian menuju lokasi. Saat sampai di hotel tersebut, tiba-tiba beberapa orang yang mengaku anggota kepolisian Satuan Narkoba Polresta Bandara Soekarno Hatta langsung menciduknya. Axel diduga melakukan penyalahgunaan narkoba.

"Dipaksa mengaku menggunakan narkoba dan memilikinya," ujar Jeremy.

Namun kemudian, Axel dilepas setelah tak ditemukan barang bukti narkoba. Tak terima atas insiden yang menimpa putranya, Jeremy lalu melaporkan dugaan penganiayaan itu ke Polda Metro Jaya pada Sabtu (15/7/2017) lalu dan Propam Polri.

Saat ini, Axel tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Pondok Indah.

[Baca juga: Divpropam Polri Terima Laporan Jeremy Thomas soal Penganiayaan Anaknya]

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.