Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak Diiringi "Lazuardi"

Kompas.com - 28/10/2017, 16:17 WIB
Marsha Timothy dalam peluncuran poster film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak di CGV Cinemas Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Senin (25/9/2017) sore. KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENGMarsha Timothy dalam peluncuran poster film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak di CGV Cinemas Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Senin (25/9/2017) sore.
|
EditorBestari Kumala Dewi

JAKARTA, KOMPAS.com -- Jelang tayang perdana di bioskop Tanah Air pada 16 November 2017, film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak terlebih dulu mengenalkan lagu temanya alias soundtrack berjudul "Lazuardi".

Lagu ini ditulis dan dibawakan oleh vokalis band Efek Rumah Kaca, Cholil Mahmud. Sementara, Zeke Khaseli dan Yudhi Arfani bertanggung jawab pada aransemen.

"Judul Lazuardi sendiri terlintas waktu gue lihat trailer film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak yang mengambil lokasi di Sumba. Di film itu jelas banget kita bakalan disuguhkan pemandangan cantik dengan langit biru membentang luas,” kata Cholil dalam keterangan tertulis dari rumah produksk Cinesurya kepada kompas.com, Sabtu (28/10/2017).

Bukan hanya mereka bertiga, proses penciptaan "Lazuardi" juga melibatkan Riko Prayitno "Mocca" untuk mengisi gitar, Giovanni Rahmadeva "Polka Wars" pada drum, dan Ricika Iwukaska untuk mengisi trompet.

"Waktu pertama kali diajak untuk terlibat dalam pembuatan original soundtrack film yang sudah melanglang buana di festival film internasional rasanya enggak perlu pikir panjang untuk mengiyakan,” ujar Cholil.

[Baca juga : Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak Tayang di Amerika Tahun Depan]

Associate Producer film Marlina arahan sutradara Mouly Surya, Giovanni Rahmadeva, merasa puas pada "Lazuardi", baik secara tema hingga lirik.

"Apalagi secara tak sengaja saya juga terlibat ke dalam proses rekamannya. Menyatukan berbagai musisi yang buat saya 'dream team' di "Lazuardi" ini tidak pernah saya bayangkan sebelumnya, sehingga prosesnya nikmat sekali ketika dijalankan," katanya.

Giovanni mengatakan, mereka menyelesaikan lagu itu selama dua bulan dan tidak di satu tempat saja, melainkan di beberapa lokasi.

Awalnya Zeke dan Yudhi membuat lagu itu secara terpisah di New York dan Jakarta. Kemudian proses rekaman dan mixing dilanjutkan di Jakarta. Terakhir, "Lazuardi" diterbangkan kembali ke Nashville, Tennessee, AS, untuk proses mastering.

“Kami curi-curi waktu untuk pengerjaan lagu ini. Beruntung ketika itu Cholil sedang pulang ke Jakarta untuk berlibur dalam jangka waktu yang cukup lama setelah lebaran," kata Giovanni.

"Kebetulan juga rumah Riko dekat dengan studio tempat kami rekaman, jadi tak perlu waktu lama untuk kami ajak turut serta bergabung dalam proyek ini,” lanjut Giovanni.

[Baca juga : Marlina Bikin Marsha Timothy Merinding di Cannes]

Sebagai informasi, film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak berkisah tentang seorang janda asal Sumba bernama Marlina (Marsha Timothy) yang memenggal kepala seorang perampok, Markus (Egi Fedly), yang menyatroni rumahnya.

Marlina kemudian membawa kepala si perampok dalam sebuah perjalanan ke kantor polisi.

[Baca juga : Egi Fedly Redam Sisi Beringas di Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak]



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Budaya
Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Seleb
Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Musik
Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

BrandzView
komentar di artikel lainnya
Close Ads X